Jumat, 19 Jun 2026 14:30 WIB

Ada Indikasi Kekerasan, Temuan Jasad Balita di Sumobito Jombang Akan Diautopsi

Jasad balita yang ditemukan warga saat memotong pohon di pinggir sungai di Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Sumobito, Jombang.(Foto: Elok Aprianto)
Jasad balita yang ditemukan warga saat memotong pohon di pinggir sungai di Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Sumobito, Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Hingga kini, polisi masih terus melakukan pendalaman terhadap temuan mayat balita berjenis kelamin laki-laki di pinggir sungai Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Jombang. Selain menyebarkan ciri-ciri balita di media sosial, polisi bakal melakukan autopsi jasad korban. Sebab ada indikasi kekerasan pada tubuh balita.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha menjelaskan berkaitan dengan mayat balita itu, untuk sementara identitas korban belum bisa diketahui. Meski upaya mempublikasikan ciri-ciri korban di medsos sudah dilakukan.

Baca Juga: Terdakwa Anak dalam Kasus Tewasnya Balita di Kediri Divonis 4 Tahun, Ibu Menangis

"Upayanya menyebar informasi ke polsek jajaran, polres sekitar. Kami juga sudah sebar luaskan ke medsos, namun belum ada jawaban," terang Giadi, Sabtu (24/9/2022).

Selain langkah pencarian identitas balita, polisi juga bakal melakukan autopsi pada jasad balita di RS Bhayangkara Kediri.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

"Rencana otopsi tetap dilakukan pada Senin depan. Konfirmasi menunggu kepastian dari dokter forensik Bhayangkara," ungkap Giadi.

Dikatakan Giadi dari hasil visum luar, terdapat sejumlah luka pada jasad balita. Namun polisi belum bisa memastikan apakah akibat dari tindakan kekerasan yang mengakibatkan balita meninggal, atau dikarenakan luka akibat terjatuh di sungai.

Baca Juga: Balita di Kediri Tewas Dianiaya Neneknya karena Menolak Tidur Siang

"Ya ada indikasi kekerasan, tapi nanti kan semuanya itu kekerasannya akibat benturan atau apakah dikarenakan hal lain. Itu kami serahkan pada ahlinya," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.