Sabtu, 20 Jun 2026 02:22 WIB

Curi Uang dan Dibelikan Emas, Perempuan di Tulungagung Diringkus Polisi

Tersangka pencurian.(Foto: Humas Polres Tulungagung)
Tersangka pencurian.(Foto: Humas Polres Tulungagung)

Tulungagung - Seorang perempuan di Tulungagung nekat melakukan aksi pencurian di sebuah Taman Kanak-kanak (TK). Tersangka diketahui berinisial KR (39), warga Kelurahan Kampung Dalem, Kecamatan Tulungagung. Dia memanfaatkan kelengahan guru yang sedang mengatur siswa saat jam pulang sekolah. Uang hasil curian lantas dibelikan perhiasan emas.

Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Mohammad Anshori mengatakan, aksi pencurian terjadi Rabu (21/9/2022) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu guru TK sedang sibuk mempersiapkan siswa yang dijemput pulang para walinya. Kelas dalam kondisi kosong karena semua guru ke depan sekolah. Meskipun begitu, salah seorang guru mencurigai gerak-gerik tersangka di sekolah ini.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Saat kondisi tersebut tersangka masuk ke dalam kelas dan mengambil uang sebesar Rp3 juta yang ditaruh dalam tas," ujarnya, Kamis (22/09/2022).

Begitu siswa sudah dijemput semua, guru tersebut langsung masuk ke kelas dan melakukan pengecekan. Uang yang berada dalam tas raib. Mereka lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek Tulungagung Kota. Berdasarkan ciri-ciri, petugas langsung mengamankan tersangka pada sore hari.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Tersangka kami amankan di rumahnya tanpa perlawanan dalam waktu 4 jam dari kejadian," tuturnya.

Tersangka lalu mengakui perbuatannya dan mengatakan bahwa uang hasil pencurian digunakan untuk membeli perhiasan emas. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa dua buah cincin dan sebuah kalung emas. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Perhiasan emas ini dibeli dengan uang hasil curian, semuanya dibelikan perhiasan," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.