Jumat, 19 Jun 2026 07:33 WIB

Skema Bantuan Bagi Jasa Transportasi di Kota Batu Atasi Kenaikan Harga BBM

Pemkot Batu saat menyalurkan bantuan BLT BBM tahap I beberapa waktu lalu (Foto: Dok. Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Pemkot Batu saat menyalurkan bantuan BLT BBM tahap I beberapa waktu lalu (Foto: Dok. Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Batu - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu tengah merumuskan skema bantuan bagi penyedia jasa transportasi imbas kenaikan harga BBM.

Kabid Angkutan Jalan Dishub Kota Batu, Chilman Suaidi menyebut bahwa ada dua opsi terkait skema bantuan, yaitu subsidi tarif serta subsidi BBM kepada penyedia jasa transportasi.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Dia mencatat ada 1.060 penyelenggara jasa transportasi. Jumlah yang masuk dalam data resmi Dishub Kota Batu itu terdiri dari sopir angkot, sopir kendaraan barang, ojek online maupun ojek konvensional.

Chilman merinci skema subsidi tarif tersebut. Semisal tarif angkot yang saat ini Rp5 ribu, maka nantinya penumpang hanya membayar Rp2 ribu saja. Sisanya Rp3 ribu akan ditanggung Dishub Kota Batu, diberikan kepada pada sopir angkot.

"Cuma pola seperti ini memakan waktu lama karena perlu kajian dulu menentukan besaran tarifnya. Pasti ada perbedaan tarif pula antara ojol, ojek pangkalan sama angkot," ujarnya, Kamis (22/9/2022).

Opsi berikutnya yaitu subsidi BBM. Pola bantuan tersebut dinilai lebih simpel dibandingkan subsidi tarif. Pada opsi kedua ini, Dishub akan menghitung besaran belanja bahan bakar yang dialokasikan penyelenggara jasa transportasi.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

"Skema subsidi BBM ini, nanti mereka mendapat kupon pengisian BBM gratis. Kami berharap semakin cepat bantuan ini segera dicairkan, paling lambat bulan depan," jelas dia.

Chilman menambahkan, bantuan tersebut untuk meringankan pelaku jasa transportasi imbas kenaikan BBM. Dan berdasarkan aturan baru Kemenkeu, pemerintah daerah punya tanggung jawab memberikan bantuan kepada masyarakat yang belum dijangkau bantuan dari pemerintah pusat.

"Besaran nilai bantuan kepada pelaku transportasi masih tahap pembahasan antara OPD terkait bersama TPID Kota Batu," paparnya.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Selain itu, Chilman menyampaikan, sekalipun tercantum dalam data resmi Dishub, tidak semua pelaku jasa transportasi menerima bantuan. Karena ada beberapa kriteria penerima bantuan. Seperti harus ber-KTP Kota Batu serta belum pernah mendapat kucuran BLT BBM dari pemerintah pusat.

"Tidak semua bisa mendapat. Seperti bantuan tidak boleh menerima dobel. Kemarin yang sudah mendapat BLT dari pusat tak boleh mendapat subsidi ini lagi. Kami akan kroscek ke dinsos," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.