Jumat, 19 Jun 2026 10:59 WIB

Bupati Lamongan: Masjid Lahirkan Masyarakat Majemuk hingga Tangkal Radikalisme

Bupati Lamongan Pak Yes dan Wabub KH Abdul Rouf bersama pengurus DMI Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Bupati Lamongan Pak Yes dan Wabub KH Abdul Rouf bersama pengurus DMI Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lamongan diminta memperbanyak kegiatan kajian keislaman yang bersegmen kepemudaan. Hal itu pula yang akan membantu kemajuan peradaban generasi muda.

"Dalam kondisi kecepatan arus teknologi dan globalisasi, keberadaan masjid dinilai sangat penting sebagai tempat untuk menangkal gerakan radikalisme dan paham-paham yang menimbulkan kekerasan. Inilah unsur masjid yang terus kita kembangkan kedepan,” ucap Pak Yes di hadapan seluruh pengurus DMI Lamongan, Rabu (21/9/2022).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Dalam kesempatan tersebut, Pak Yes mengucapkan terima kasih atas dedikasi DMI Lamongan selama ini yang tidak hanya mengurus persoalan keimanan dan ketakwaan, tapi juga membantu menyelesaikan problem yang dialami masyarakat sekitar masjid.

“Masjid harus terus mendorong kepada masyarakat untuk pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Senada dengan Pak Yes, Ketua DMI Jatim KH M. Roziki mengungkapkan peran masjid bisa lebih dioptimalkan fungsinya, selain untuk ibadah sholat juga sebagai pusat dakwah.

“Anak sekarang lebih senang memegang gadget, mari kita lakukan berbagai cara seperti kajian agar generasi muda lebih betah untuk melakukan dakwah di masjid,” terang M. Roziki.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

Sementara itu, Ketua DMI Lamongan masa bakti 2022-2027 Abdul Ghofur mengungkapkan, meski telah dilaksanakan musda pada tahun lalu dan belum dilakukan pelantikan pengurus tidak mengurangi kinerja pengurus DMI Lamongan dalam menjalankan tugasnya.

“Ini semua karena beberapa hal karena harus mundur. Dan Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana sehingga DMI Lamongan semakin semangat dalam mengemban amanah. Jangan sampai masjid sepi, masjid kotor, masjid Lamongan harus bersih dan ramai,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.