Rabu, 17 Jun 2026 01:33 WIB

Terbongkarnya Pengeroyokan Pelajar asal Sulsel hingga Tewas di Sidoarjo

Pers rilis ungkap kasus tewasnya pelajar akibat dikeroyok di Mapolresta Sidoarjo (Foto: Dimas for jatimnow.com)
Pers rilis ungkap kasus tewasnya pelajar akibat dikeroyok di Mapolresta Sidoarjo (Foto: Dimas for jatimnow.com)

Sidoarjo - Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro membeberkan terbongkarnya kasus pengeroyokan hingga menyebabkan MTF (18), pelajar asal Kecamatan Enrenkang, Sulawesi Selatan (Sulsel) tewas.

Kusumo mengatakan bahwa pihaknya mendapat kabar pertama kali justru dari rumah sakit. Pihak rumah sakit melaporkan jika yang meninggal tidak wajar

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

"Pihak yayasan ini bahkan tidak ada laporan sama sekali pada kami," terang Kusumo, Selasa (20/9/2022).

Kusumo menyebut, setelah mendapat informasi dari petugas rumah sakit, tim Satreskrim Polresta Sidoarjo langsung menuju yayasan tersebut untuk melakukan klarifikasi.

Dari situlah pihak yayasan baru mengakui bahwa ada seorang pelajarnya yang lantaran terlibat perkelahian dan bukan jatuh dari lantai tiga.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Lalu kamera CCTV yang ada di sekitar area kejadian itu mati. Belum lagi kurangnya pengawasan di sana. Kami berencana memanggil pihak sekolah terkait ini. Rencananya nanti juga bakal kami sampaikan ke diknas terkait insiden ini," terang dia.

Setelah melakukan penyelidikan mendalam, Satreskrim Polresta Sidoarjo akhirnya menetapkan tiga teman korban sebagai tersangka. Ketiga tersangka itu adalah MM (18), SJ (17) dan MKM (17).

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Mereka mengeroyok korban setelah mendengar kabar bahwa korban telah mencuri uang milik pelajar lain. Peristiwa itu sendiri terjadi pada Selasa (13/9/2022) lalu.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.