Kamis, 18 Jun 2026 18:23 WIB

Ekskavasi Situs Mbah Blawu Jombang, Arkeolog Temukan Bangunan Setinggi 1 Meter

Struktur yang membentuk pola dinding yang ditemukan arkeolog dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Timur wilayah XI.(Foto: Elok Aprianto)
Struktur yang membentuk pola dinding yang ditemukan arkeolog dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Timur wilayah XI.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Mulai 19 September hingga 6 hari ke depan, situs Mbah Blawu mulai diekskavasi oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jatim wilayah XI. Situs bersejarah itu berada di area pemakaman Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Pada ekskavasi hari kedua, tim arkeolog BPK Jatim wilayah XI menemukan struktur bangunan menyerupai dinding. Tinggi bangunan tersebut mencapai 1 meter.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Arkeolog BPK Jatim wilayah XI Pahadi menjelaskan bahwa berdasarkan laporan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, ada potensi peninggalan cagar budaya di makam Sentono atau Mbah Blawu.

"Untuk penamaan awal, kami sebut sebagai situs Blawu. Jadi kami belum bisa menjustice nama asli situs awal ini didirikan," ungkap Pahadi, Selasa (20/9/2022).

Berdasarkan penelitian awal, memang di lokasi situs terdapat bata berukuran besar membentuk sebuah struktur.

"Dipermukaan sudah dijumpai beberapa tatanan bata yang tebalnya luar biasa. Lebih tebal daripada temuan situs yang ada di Kabupaten Mojokerto, jika kami perbandingankan," terang Pahadi.

Setelah itu, tim peneliti BPK Jatim wilayah XI melakukan ekskavasi di situs Mbah Blawu untuk mengetahui bentuk pola struktur di lokasi. Dikarenakan adanya sejumlah tumpukan limbah B3, maka tim hanya dapat melakukan ekskavasi di area yang tidak ada tumpukan limbah.

"Kami ambil di sisi Selatan. Potensinya kami menemukan struktur yang membentuk pola dinding," kata Pahadi .

Meski demikian, Pahadi belum bisa memastikan temuan struktur tersebut merupakan bangunan dinding candi.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Apakah ini dinding terluar dari situs Candi Mbah Blawu, kami masih belum bisa memastikan. Karena posisinya dinding ini luar dan dalam sama-sama menunjukkan kulit," ucapnya.

"Jadi kamo belum bisa memastikan ini struktur kaki candi atau atau pondasi dari candinya. Bisa saja ini adalah pembagian bilik. Kami masih terus mengejar karena masih dua hari juga," sambung Pahadi.

Pahadi menambahkan, tim menemukan struktur tangga candi di sisi Timur.

"Kami menemukan penampil atau susunan bata yang mengarah ke luar. Jadi ada bentuk tonjolan keluar yang kami asumsikan sementara ini adalah tangga masuk ke dalam candi," paparnya.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Jika berkaca pada temuan bangunan situs terdekat, yakni situs Pandegong di Mojowarno, kemungkinan ini bentuknya sama.

"Tinggal kami coba buka lagi. Apakah nanti memang bentuknya sama seperti situs yang sudah dibuka, yaitu situs Pandegong, atau memang berbeda lagi. Tapi yang jelas di sisi timur sudah ada penampakan struktur yang membentuk pola seperti tangga yang masuk ke arah candi," bebernya.

Sedangkan untuk dasar struktur yang ditemukan, tim arkeolog belum bisa memastikan apakah merupakan pondasi candi.

"Kami masih lakukan pendalaman. Tapi umumnya ini merupakan pondasi untuk kakinya candi. Karena permukaan tanah pada saat pembuatan candi sudah kami temukan. Ini dibuktikan dengan adanya anomali bukaan susunan bata keluar. Kemudian juga ditemukan serbuk atau tatal dari bata yang mungkin ini merupakan tatahan ataupun dia perapihan bata sebelum disusun," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.