Minggu, 21 Jun 2026 01:11 WIB

Dua Pedagang di Jombang Hajar Penikmat Kopi Karena Direkam saat Nyanyi

Kedua tersangka pelaku pengeroyokan saat diamankan di Mapolsek Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kedua tersangka pelaku pengeroyokan saat diamankan di Mapolsek Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Sutaji (49), penjual kopi asal Desa Sumbermulyo, Jogoroto dan Sugeng (49) penjual nasi goreng asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, diamankan polisi lantaran terlibat pengeroyokan.

Keduanya ditangkap Unit Reskrim Polsek Jombang setelah melakukan pengeroyokan terhadap Hadisono (54), warga Dusun Geneng, Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang. Akibat ulah keduanya, korban mengalami luka pada bagian kepala.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Kapolsek Jombang, AKP Soesilo menjelaskan peristiwa pengeroyokan yang dialami korban ini berawal saat korban berada di Pujasera Dekopin, untuk membeli kopi di salah satu warung.

Dikatakan Soesilo, korban yang tengah asik meminum kopi, melihat para pelaku bersama temannya bernyanyi di salah satu lokasi yang ada di Pujasera Dekopin, dengan dipandu seorang perempuan.

"Korban ini merekam para tersangka dengan teman-temannya yang sedang bernyanyi dengan menggunakan handphone," ungkap Soesilo, Senin (19/9/2022).

Tahu aksinya bernyanyi direkam korban, para pelaku mendatangi korban sembari menanyakan maksud korban.

Baca Juga: 4 Oknum Aremania Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan Wisatawan Surabaya di Malang

"Korban sempat ditanya tersangka, kenapa kok merekam, kemudian korban menjawab jika ia tak merekam tersangka," ujar Soesilo.

Setelah, mendapat jawaban dari korban, para pelaku kemudian melanjutkan aksinya bernyanyi dan berjoget. Usai bernyanyi, mereka kembali mendatangi korban dan salah satu dari pelaku sempat menyeret baju korban hingga robek.

"Setelah selesai nyanyi, tersangka dan teman-temannya ini secara tiba-tiba memukuli korban dengan tangan kosong dan menendang korban. Ada juga yang menggunakan batu untuk memukul korban," papar Soesilo.

Baca Juga: Rombongan Wisatawan Surabaya Dikeroyok di Malang, Mobil Dirusak dan 6 Orang Terluka

Mengetahui hal itu, sejumlah orang yang ada di lokasi sempat melerai. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami sejumlah luka pada bagian kepala. Tidak terima dikeroyok, korban melapor ke Polsek Jombang.

Dari laporan korban itulah, para pelaku akhirnya berhasil ditangkap. 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.