Jumat, 19 Jun 2026 18:13 WIB

Kadispendik Sidoarjo Datangi Lokasi Tewasnya Pelajar Terjatuh dari Lantai 3

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

Sidoarjo - Kasus tewasnya seorang pelajar asal Sulawesi Selatan yang dikabarkan jatuh dari lantai 3 gedung sekolah di Sidoarjo, hingga kini masih menjadi teka-teki. Pihak kepolisian juga belum menerangkan bagaimana perkembangan kasus tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo Tirto Adi dikabarkan telah mendatangi sekolah pelajar yang diduga tewas terjatuh dari lantai 3. Dalam keterangannya, Tirto memaparkan bahwa pihaknya mendatangi sekolah guna mengklarifikasi terkait peristiwa nahas itu.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

"Karena untuk kewenangannya SMA ini kan ada di provinsi. Saya datang ke sini untuk tabayun saja," ujar Tirto, Jumat (16/9/2022).

Lebih jauh, Tirto mengatakan pihaknya akan mencatat data dan informasi yang diperolehnya di pertemuan tersebut.

"Nanti data-datanya biar dirapikan oleh staf saya untuk dilaporkan ke provinsi termasuk terkait penanganan insiden ini sudah ditangani Polresta Sidoarjo," paparnya.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setjo saat dihubungi melalui pesan singkat Whatsapp belum kunjung memberikan keterangan yang jelas terkait peristiwa ini.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa diduga terlibat perkelahian dengan temannya, seorang pelajar meninggal dunia usai terjatuh dari lantai tiga gedung sekolahnya di Kabupaten Sidoarjo. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (13/9/2022) di salah satu lembaga pendidikan di kawasan Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo.

Korban berinisial MTF (18), pelajar dari Kecamatan Enrenkang, Sulawesi Selatan. Ia langsung dilarikan ke RSUD Sidoarjo setelah terjatuh dari lantai tiga. Namun nyawanya tidak tertolong. Jenazah MTF langsung diterbangkan ke rumah duka oleh pihak sekolah. Sementara pihak keluarga langsung ke Polresta Sidoarjo untuk melaporkan peristiwa yang menimpa MTF. Meski demikian, pihak sekolah menyebut tiga orang saksi telah diperiksa kepolisian.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

"3 Saksi dari pihak kita telah diperiksa," ujar sumber dari lingkungan sekolah yang enggan disebutkan identitasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.