Kamis, 18 Jun 2026 01:25 WIB

Dam Balongsono Sumobito Ditutup, Warga Jombang Full Senyum Tangkap Ikan

Puluhan warga yang mencari ikan di Dam Balongsono, Kecamatan Sumobito, Jombang. (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Puluhan warga yang mencari ikan di Dam Balongsono, Kecamatan Sumobito, Jombang. (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Sekali dalam setahun pengelola bendungan Balongsono yang ada di Desa Talunkidul, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang menutup pintu air atau dam.

Hal ini dilakukan petugas untuk membersihkan pintu air, sebelum memasuki musim penghujan setiap tahunnya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Penutupan dam Balongsono ini dilakukan mulai hari Kamis (15/9) malam sekitar pukul 20.00 WIB, hingga hari Jumat (30/9/2020) pekan depan.

Kondisi ini membuat air di dalam sungai sepanjang Desa Talunkidul hingga Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, mengering. Sehingga warga setempat memanfaatkan kondisi ini untuk mencari ikan di sungai.

Ratusan warga beramai-ramai turun ke sungai untuk mencari ikan dan hal ini dinamakan warga sebagai budaya ngasat kali.

Terlihat ratusan warga turun ke sungai menggunakan peralatan sederhana. Mereka beramai-ramai menangkap ikan untuk dikonsumsi sendiri.

"Ini tadi sejak pagi jam setengah 8, dapat ikan keting, campur bader. Iki mungkin dapat 10 kilogram, rencananya dibuat makan sendiri di rumah, gak pernah dijual, Mas," ungkap Slamet (42) warga Kecamatan Mojoagung.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Dikatakan Slamet, acara ini dilakukan rutin setiap tahun. Dan warga beramai-ramai mencari ikan saat pintu dam Balongsono ditutup.

"Ya setiap tahun pasti di lot (dikeringkan) ya untuk dibersihkan mas," tukasnya.

Hal senada juga diungkapkan Agus (48), warga Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito. Agus mengaku sengaja datang ke Dam Balongsono hanya untuk mencari ikan di sungai.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

"Ya tadi ke sini nyari ikan di sungai, mumpung ini dilot sungainya," bebernya.

Agus menyebut banyak mendapat ikan dari sungai. Ia menangkap ikan hanya menggunakan tangan, tanpa peralatan khusus.

"Ya ditangkap sama tangan, lumayan dapat ikan 3 kiloan. Nanti bisa dibuat makan malam," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.