Sabtu, 20 Jun 2026 17:45 WIB

Truk Bermuatan Tembakau Dibakar Massa di Pamekasan, Ini Kronologis versi Warga

Kondisi truk yang dibakar massa di Pamekasan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Kondisi truk yang dibakar massa di Pamekasan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

Pamekasan - Truk bermuatan tembakau yang terbakar lapangan Desa Bulay, Kecamatan Galis Pamekasan, Kamis (15/9/2022) pagi, ternyata sempat dikejar segerombolan orang tak dikenal.

Informasi yang dihimpun dari warga menyebutkan, truk nopol S 8413 D diduga mengangkut tembakau dari luar Madura ke Pamekasan. Sebab itu, truk dikabarkan dikejar sejak dari pertigaan Asem Manis, Kota Pamekasan.

Baca Juga: PTPN I Regional 5 Gandakan Lahan Tembakau Klaten, Bangun 38 Sumur Bor

Truk tersebut kabur ke arah utara. Hingga akhirnya mengarah ke tengah lapangan bola di Desa Bulay Pamekasan.

"Truk sengaja dibakar massa. Tapi bukan warga sekitar sini. Kendaraan dikejar dan lari ke lokasi lapangan dan dibakar di sini," kata Subekri (47) warga ditemui lokasi bangkai truk.

Dia memastikan pembakar truk bukan warga Kecamatan Galis. Sebab warga setempat dipastikan tidak berani melakukan pembakaran. Meskipun sebenarnya kecewa masuknya tembakau Jawa ke Madura.

Baca Juga: Optimis Menanam, Petani Bondowoso Minta Perlindungan Regulasi Tembakau

Diungkapkan, sopir truk tidak ada di lokasi dan diduga melarikan diri. Sementara massa yang membakar juga tidak diketahui identitasnya

Kapolsek Galis Iptu Jupriyadi mengakui truk sengaja dibakar oleh massa tidak dikenal.

"Truk dikejar massa tidak dikenal, Mas. Tapi bukan warga setempat yang melakukan pembakaran," katanya.

Baca Juga: Petani Tembakau Terhimpit, Gus Lilur Dorong Industri dari Bawah

Polisi kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Termasuk menyelidiki pemilik tembakau yang kini belum diketahui identitasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.