Jumat, 12 Jun 2026 06:54 WIB

BLT BBM Dirasa Tak Merata, Warga Miskin di Jombang Kecewa

Pembagian BLT BBM di Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Jombang.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Pembagian BLT BBM di Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Jombang.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Ratusan warga miskin di Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, menerima bantuan langsung tunai (BLT) BBM. Namun, bantuan sosial (Bansos) tersebut masih tidak merata. Masih ada warga miskin yang belum menerima bantuan tersebut.

Dari data yang dihimpun, warga miskin yang menjadi penerima BLT BBM dari pemerintah itu, adalah ibu-ibu rumah tangga yang terdampak dari naiknya harga BBM bersubsidi.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bersama Mbak Vinanda Salurkan Bansos Rp1,819 M di Kota Kediri

BLT BBM ini dikucurkan oleh pemerintah melalui pertugas kantor Pos Jombang. Setiap ibu rumah tangga itu menerima BLT BBM sebesar Rp150 ribu selama dua bulan yang totalnya Rp300 ribu.

Warga miskin yang tidak dapat bantuan, salah satunya adalah Nyono (57) yang bekerja sebagai buruh tani.

"Karena tidak dapat undangan ya gak ke kantor Desa (mengambil BLT BBM), kalau dapat undangan ya ke balai desa," ungkap Nyono, Rabu (14/9/2022).

Meski demikian Nyono mengaku pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, namun untuk BLT BBM ia tak mendapatkan.

Baca Juga: Warga Probolinggo Kini Bisa Ajukan Koreksi Data Bansos Lewat HP

"Sebelumnya dapat, sekarang tidak dapat. Ya ngga tahu ya tidak dapat undangan," tegasnya.

Ia berharap pada pemerintah agar mendapatkan bantuan tersebut.

Sementara itu, Camat Mojoagung, Muchtar menjelaskan di wilayahnya ada sekitar 5.000 lebih warga miskin yang mendapatkan BLT BBM dari pemerintah.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp10,4 Miliar Untuk Warga Tulungagung

"Ini seperti kita ketahui bersama ini adalah dampak kenaikan BBM. Yang jelas KPM penerima BPNT adalah data dari Kemensos turun ke Kantor Pos, terus didistribusikan," ungkap Camat.

Untuk warga miskin yang belum mendapatkan bantuan, pihak kecamatan mengimbau agar warga segera melapor ke pihak pemerintah desa setempat, agar didata dan diusulkan menjadi penerima bantuan program pemerintah bulan depan.

"Mekanisme sama tetap pengajuan ke desa dilanjutkan Dinas Sosial selanjutnya diverifikasi dikirim ke Kemensos. Prosedurnya seperti itu," ujar dia.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.