Jumat, 19 Jun 2026 19:02 WIB

Polisi Periksa Dokter yang Keluarkan Surat Kematian Santri Pondok Gontor

Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Polisi terus melakukan pengembangan kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan Albar Mahdi, santri Ponpes Modern Darussalam Gontor. Diantaranya melakukan pemeriksaan terhadap dokter yang mengeluarkan surat kematian korban.

Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan bahwa pihak polisi fokus menyelesaikan kasus utama penganiayaan berujung maut ini. Namun perkara lain atau pidana lain yang juga sedang diproses.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Sejauh ini proses pemeriksaan dokter dan pengasuhan," ujar AKBP Catur saat dikonfirmasi, Rabu (14/9/2022)

Ketika ditanya apakah yang diperiksa adalah dr MH yang mengeluarkan surat kematian terhadap Albar Mahdi, Catur menjawab bahwa telah memeriksa semua dokter yang terlibat.

"Sudah kami periksa staf pengasuhan dan dokter yang ada (temasuk MH),” kata mantan Kapolres Batu ini.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Dia belum mau menyebut apakah mereka juga berpotensi dijadikan tersangka. Pasalnya semua sedang diproses.

Termasuk juga keterangan sementara yang dilontarkan oleh dr MH, Catur mengaku bahwa semua disampaikan detail masuk dalam materi penyelidikan.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Diberitakan sebelumnya, dua mantan santri Ponpes Modern Darussalam Gontor, MFA dan IH telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Albar Mahdi. Mereka terbukti bersalah melakukan penganiayaan hingga hilangnya nyawa Albar.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.