Senin, 22 Jun 2026 01:53 WIB

Pandemi Covid-19 Melandai, Produsen Bola Plastik di Jombang Mulai Banjir Pesanan

Proses pembuatan bola plastik di Dusun Bendungrejo, Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.(Foto: Elok Aprianto)
Proses pembuatan bola plastik di Dusun Bendungrejo, Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Lutfi Damarwata (32), warga Dusun Bendungrejo, Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang, menghasilkan uang puluhan juta rupiah setiap bulannya. Pundi-pundi rupiah didapatkannya dari usaha rumahan membuat bola plastik.

Ditemui di rumahnya, Lutfi mengaku baru bisa menikmati hasil setelah menggeluti usahanya selama 10 tahun. Terlebih sebelumnya ada badai pendemi Covid-19.

Baca Juga: IdeaFest 2026 Hadir di Surabaya, 200 Pembicara Siap Berbagi

"Usahanya sudah berjalan selama 10 tahun. Ya produksi bola sepak dari bahan bijih plastik," ungkap Lutfi, Senin (12/9/2022).

Ide usaha membuat bola berawal saat ada keinginan untuk memanfaatkan plastik menjadi kerajinan bernilai.

"Berawal mencoba untuk membuat bola dari bijih plastik, sembari tutorial dari aplikasi YouTube. Sampai akhirnya mampu membuat dengan memakai mesin. Ya sejak makin maju, penghasilan bertambah, jadi sekarang sampai punya 15 karyawan. Kalau awalnya cuma dikerjakan 2 orang dan pakai satu mesin. Alhamdulillah masih bertahan dan berjalan lancar," ungkapnya.

Cara membuat bola tersebut, tahap awal bijih plastik dicampur dengan pixment plastik. Ini untuk menyesuaikan warna yang diinginkan. Selanjutnya bahan tadi langsung ditaruh di mesih pengolahannya.

"Setelah itu ya dikerjakan karyawan. Setelah berbentuk bulat seperti bola, langsung di taruh kandang. Dibiarkan dulu sebentar, lalu dikemas dengan plastik seperti itu," katanya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Sebelumnya usaha memproduksi bola plastik sempat lesu karena pandemi Covid-19. Tak hanya itu, keuntungan yang didapatkan juga berkurang hingga 50 persen.

"Kena dampak pandemi sekitar 50 persen, sekarang sudah mulai kembali normal," ucapnya.

Saat ini, Lutfi mulai kewalahan memenuhi pesanan dari luar Jombang. Bahkan sampai ada pesanan dari luar Jawa.

"Setelah pandemi kami rasa melandai, pemesanan mulai bermunculan. Sering mengirim ke luar daerah seperti Surabaya, Malang. Luar pulau Jawa juga ada, seperti Kalimantan, Papua dan lain sebagainya," katanya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Dalam sehari, ia bisa memproduksi ribuan bola plastik. Hasil produksinya dijual dengan harga Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per lusinnya. Sementara untuk omzet yang didapat bisa mencapai Rp40 juta hingga Rp50 juta per bulannya.

"Setiap harinya itu kami produksi 6 sampai 7 ribu bola, ada yang berukuran kecil dan besar. Bervariasi warnanya, seperti abu-abu, merah, putih, biru dan lainnya. Jualnya ya normal, 25 hingga 30 ribu rupiah per lusinnya. Kalau soal pendapatan, mulai mengalami peningkatan setelah pandemi Covid-19. Sekarang perbulannya bisa dapat omzet dari Rp40 juta sampai Rp50 juta rupiah," pungkasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.