Jumat, 12 Jun 2026 10:56 WIB

Dispendukcapil Banyuwangi Buka Layanan Jemput Bola di Dusun Pemekaran

Petugas Dispendukcapil Banyuwangi memberikan pelayanan program jemput bola di dusun pemekaran.(Foto: Rony Subhan)
Petugas Dispendukcapil Banyuwangi memberikan pelayanan program jemput bola di dusun pemekaran.(Foto: Rony Subhan)

Banyuwangi - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Banyuwangi membuka layanan di Dusun Kebonsari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Pelayanan dengan sistem jemput bola bertujuan untuk mendekatkan serta mempercepat pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil dengan cara mendatangi masyarakat. Sekaligus melaksanakan pelayanan di tempat.

Kepala Dispendukcapil Banyuwangi Djuang Pribadi, menjelaskan program layanan jemput bola kali ini untuk mempermuda pergantian status alamat di dusun pemekaran. Harapannya, warga yang mengurus pergantian status alamat tidak ribet ataupun antre lama.

Baca Juga: Dispendukcapil Kota Kediri Perkuat Perlindungan Adminduk Perempuan dan Anak

“Program layanan jemput bola kali ini untuk mempermudah pergantian status warga Kemeloso,” jelasnya.

Program layanan jemput bola tidak hanya melayani pergantian status saja. Disdukcapil juga melayani segala administrasi kependudukan atau konsultasi tentang pencatatan sipil.

“Selama pelayanan, kami tidak hanya melayani pergantian status alamat saja. Tapi juga melayani segala administrasi,” terang Djuang Pribadi.

Baca Juga: Aplikasi IKD di Tulungagung Belum Diminati Masyarakat, Ini Kendalanya

Seperti diketahui, Dusun Kebonsari dilakukan pemekaran. Yakni dibagi dua wilayah menjadi Dusun Kemeloso dan Kebonsari.

Kepala Desa Benculuk Mudofir mengatakan, Dusun Kebonsari sebelum dipecah jumlah penduduknya sebanyak 1.350 KK.

“Sebelum dipecah, warga dusun Kebonsari jumlah penduduknya kurang lebih 1.350 (KK),” terang Mudofir dalam keterangannya, Senin (12/9/2022).

Baca Juga: Pemkab Lamongan Luncurkan Mantanku: Manten Anyar Entuk Telu

Program jemput bola dari Disdukcapil Banyuwangi sangat membantu masyarakat untuk pengurusan KTP dalam perubahan status alamat. Seperti halnya diungkapkan Mulyadi, warga Dusun Kemeloso. Ia merasa senang karena tidak perlu lagi mendatangi Kantor Dispendukcapil. Melainkan cukup datang di teras masjid yang berada di wilayahnya, dan petugas Disdukcapil siap melayani. Warga cukup membawa KK dan KTP.

“Alhamdulillah, pengurusan perubahan status alamat di KTP saya tidak ribet dan langsung bisa cetak dan selesai di tempat. Semua urusan identitas cukup selesai di tempat. Ini semua mempermudah kami dan tidak membuang waktu juga," kata Mulyadi.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.