Akses Desa di Pacitan Putus, Bapak Gendong Anak ke Sekolah
- Penulis : Mita Kusuma
- | Kamis, 08 Mar 2018 13:31 WIB
jatimnow.com - Terputusnya akses jalan di Desa Karangrejo dan Karanggede, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. Membuat aktivitas warga terhambat. Material berupa lumpur dan batu masih menutup akses jalan antar desa.
Pelajar di desa tersebut terpaksa harus berjalan kaki melewati timbunan lumpur dan batu menuju sekolah. Namun bagi pelajar yang masih kecil, cukup berbahaya jika harus melewati timbunan lumpur dan batu tersebut.
Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir
Agar anaknya tetap bersekolah, berbagai cara dilakukan para orang tua disana, salah satunya dengan menggendong sang buah hati melewati timbunan lumpur dan batu. Seperti yang dilakukan oleh Muhammad Zadit.
Zadit mengaku terpaksa menggendong ankanya melewati akses jalan desa yang kini berubah menjadi sungai tersebut, lantaran sang anak takut jika harus berjalan sendiri.
"Ini saya antar sekolah. Harus saya antar karena banjir batu dan lumpur. Anak saya takut. Ini akhirnya saya gendong," ujarnya, Kamis (8/3/2018).
Zadit menambahkan, dirinya khawatir melihat anaknya yang masih duduk di Bangku Sekolah Dasar tersebut jika berjalan sendiri di tengah bebatuan dan lumpur.
Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup
"Saya sendiri khawatir. batunya seperti ini, serta lumpurnya masih tebal," ujar Zadit sembari menunjuk batu - batu besar.
Sementara, siswa lain, memilih tidak bersekolah, Karena kendaraan mereka tidak bisa melintas. Jika berjalan, pasti akan menempuh jarak lebih dari dua kilometer.
Sampai siang ini, jalan penghubung desa yang tertutup batu. Pemkab Pacitan akan mendatangkan dua alat berat untuk mengevakuasi bebatuan yang menutup jalan.
Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan
Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto
Editor : Arif Ardianto
URL : https://jatimnow.id/baca-497-akses-desa-di-pacitan-putus-bapak-gendong-anak-ke-sekolah