Kamis, 18 Jun 2026 22:37 WIB

Ketua HMI Mojokerto Mengaku Dipukul Oknum Polisi saat Demo Tolak Kenaikan BBM

Aksi demo mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Mojokerto Raya. (Foto: Nor for jatimnow.com)
Aksi demo mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Mojokerto Raya. (Foto: Nor for jatimnow.com)

Mojokerto - Aksi demo penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Mojokerto Raya dari HMI, PMII, IMM, dan GMNI, sempat ricuh.

Kericuhan terjadi diduga karena ada salah satu mahasiswa yang terkena pukulan oleh oknum polisi yang menjaga aksi demo di depan Kantor DPRD Kota Mojokerto.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Ketua HMI Mojokerto, Elang Teja Kusuma mengatakan, dirinya terkena pukul oleh oknum polisi yang menjaga aksi demo itu.

"Waktu Pak Ito (Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto) mau mundur, saya secara sengaja maupun tidak, saya terkena kepalan tangan di sebelah sini (pelipis kiri)," kata Teja.

Setelah diduga terkena pukulan dari oknum polisi, dirinya langsung ditarik oleh rekan-rekannya agar mundur dari barisan.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Saya sudah menyatakan tegas, polisi lebih tepatnya Kapolres Mojokerto Kota harus memberi pernyataan sikap secara tegas kepada anggotanya," ungkapnya.

Ia menegaskan, orang yang melakukan aksi dugaan pemukulan tersebut adalah oknum anggota polisi saat melakukan pengamanan demonstrasi.

"Dua kali 24 jam anggotanya ditindak (janji Kapolres Mojokerto Kota). Polisi yang mengamankan, kalau dilihat sengaja, dilihat dari gesek-gesekan tadi," bebernya.

Baca Juga: Harga BBM Non-Subsidi Naik, Pakar Peringatkan Ancaman 'Jebolnya' Kuota Subsidi

Sementara itu, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Wiwit Adi Satria berjanji akan menindak personel jika terbukti melakukan pelanggaran atau aksi kekerasan terhadap mahasiswa saat demo berlangsung.

"Saya akan tindak tegas jika memang bersalah. Mana Kasi Provam, panggil ke sini," tegas Wiwit.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.