Rabu, 17 Jun 2026 18:51 WIB

Polisi Gagalkan Penculikan di Sumenep, 6 Pelaku Diringkus

Sejumlah angggota polisi berhasil menangkap pelaku penculikan di Sumenep. (Foto: Polres Sumenep for jatimnow.com)
Sejumlah angggota polisi berhasil menangkap pelaku penculikan di Sumenep. (Foto: Polres Sumenep for jatimnow.com)

Sumenep - Penculikan yang dilakukan enam orang di Sumenep berhasil digagalkan. Tim Resmob berhasil melakukan penghadangan terhadap tiga mobil pelaku dan mengamankan enam orang, Minggu (4/9/2022) pukul 19.00 WIB.

Enam tersangka ditangkap di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep. Sementara laki-laki yang diculik adalah inisial S (43) warga Desa Lapa Laok Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Enam pelaku yang diamankan polisi, adalah SE (46), MH (35), HL (25), MR (38), SY (24) dan MH (50) semuanya warga Bangkalan.

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko mengatakan pelaku saat ini sudah diamankan di Satreskrim Polres Sumenep untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Enam pelaku sudah diamankan di Satreskrim Polres Sumenep. Mereka dihadang dan ditangkap setelah dicari selama 1,5 jam," ucapnya, Senin (5/9/2022).

Dia menjelaskan, awalnya polisi menerima laporan dari pihak keluarga, bahwa S diculik orang tak dikenal. Sehingga, laporan ke Polsek Dungkek langsung ditindaklanjuti.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

Korban diculik oleh orang yang naik mobil. Sebanyak tiga mobil yang dipakai untuk menculik. Diantaranya, Avanza, Mobilio, dan Innnova. Kasus itu kemudian ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polres Sumenep.

"Kasatreskrim langsung memerintahkan Tim Resmob untuk menghadang tiga mobil. Termasuk Polsek Pasongsongan juga diperintah untuk memeriksa semua kendaraan melintas di wilayah pantura, " katanya.

Akhirnya, rombongan mobil pelaku terdeteksi dan dihadang di Desa Panaongan. Sehingga enam orang diringkus dan dibawa ke Polres Sumenep.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

Dalam kasus ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu tali tampar yang digunakan untuk mengikat korban, mobil Honda Mobilio warna abu-abu metalik Nopol M 1399 HI, dan sebilah pisau.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 328 dan 170 sub 351 jo 55, 56 KUH Pidana dan Undang-Undang darurat, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.