Senin, 15 Jun 2026 23:47 WIB

Tabebuya Bermekaran di Alun-alun Jombang, Jadi Sasaran Spot Selfie

Para pengunjung alun-alun Jombang saat sedang berfoto ria.(Foto: Elok Aprianto)
Para pengunjung alun-alun Jombang saat sedang berfoto ria.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Bunga tabebuya di Alun-alun Jombang bermekaran. Keberadaan bunga asal Brasil itupun semakin mempercantik pemandangan. Tak sedikit para pengunjung Alun-alun Jombang yang lantas menjadikannya sebagai spot berfoto.

Pantauan jatimnow.com pada Sabtu (3/9/2022) pagi, sejumlah pengunjung tampak asyik bergaya untuk mengabadikan pemandangan mekarnya bunga tabebuya. Beberapa orang di antaranya duduk di kursi panjang di bawah pohon tabebuya untuk menikmati keindahannya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Pemandangan belasan bunga tabebuya di Alun-alun yang warna warni memang mendinginkan mata. Terik matahari semakin membuat bunga tersebut menjadi lebih indah.

Salah satu pengunjung adalah Erwin (36), warga Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Ia mengaku senang melibat bunga tabebuya bermekaran.

"Ya awalnya tadi pagi lihat di medosnya ibu bupati, loh kok bagus gitu bunga-bunganya. Setelah itu, saya mengajak teman-teman, emak-emak ini untuk berkunjung ke sini. Eh ternyata benar, sangat indah jadinya pemandangan alun-alun sekarang. Ada tabebuyanya," terang Erwin.

Erwin bersama teman-temannya pun tak lupa mengabadikan momen tersebut dengan foto bersama.

"Tadi duduk-duduk di bawah pohon, eh suasananya sejuk, enak dan nyaman. Kemudian foto-foto di balik pepohonan tabebuya. Selain tabebuya, kami foto-foto juga dengan background hijau segar pepohonan di sekitaran taman alun-alun," katanya.

Para pengunjung alun-alun Jombang saat sedang berfoto ria.(Foto: Elok Aprianto)Para pengunjung alun-alun Jombang saat sedang berfoto ria.(Foto: Elok Aprianto)

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Dikatakan Erwin, pohon tabebuya bisa membuat kawasan alun-alun tampak terlihat sejuk dan indah, nyaman dipandang, serta jadi taman bermain atau bersantai melepas penat di akhir pekan.

"Kalau begini kan nggak perlu jauh-jauh liburan di akhir pekan untuk melepas penat. Bisa ke sini sambil olahraga atau foto-foto selfi dengan pohon tabebuya. Ada fasilitas permainannya juga untuk anak-anak," tukas Erwin.

Hal senada diungkapkan Nafisah (24) asal Peterongan. Nafisah lebih memilih berfoto dengan teman laki-lakinya di hamparan tabebuya. Menurutnya, tabebuya yang mekar memberikan suasana elegan seperti liburan di luar negeri.

"Bagus sih, makanya tadi foto bareng sama teman. Ya semoga kebersihannya juga dijaga, biar tetap terlihat bersih dan elok dilihat," pungkasnya.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang Miftahul Ulum membenarkan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang mempercantik wajah alun-alun Jombang secara sungguh-sungguh. Tak hanya menanam pohon tabebuya, pemerintah juga menghias wajah alun-alun agar lebih memiliki nilai keindahan di jantung kota.

"Benar mas, ada sekitar seratusan pohon tabebuya. Ada di alun-alun, Jalan KH Wahid Hasyim, Jaln R Wijaya. Oh kalau yang sudah bermekaran mungkin hanya di alun-alun dan Jalan KH Wahid Hasyim saja," tukasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.