Senin, 15 Jun 2026 22:38 WIB

Wartawan di Pasuruan yang Diduga Keracunan Teh Kemasan Masih Belum Sadar

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 01 Sep 2022 16:30 WIB
Wartawan di Pasuruan yang diduga keracunan saat dirawat di RS Saiful Anwar Malang (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Wartawan di Pasuruan yang diduga keracunan saat dirawat di RS Saiful Anwar Malang (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Polda Jatim menerjunkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk meneliti kandungan teh yang diduga meracuni wartawan media cetak Berita Metro, M Sukron Adim di Pasuruan.

Korban belum sadar setelah empat hari mengonsumsi minuman kemasan botol teh dari paket misterius yang diterimanya. Setelah dua hari dirawat di RSI Masyitoh Bangil, Pasuruan, korban dirujuk ke RS Saiful Anwar Malang.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Keputusan perujukan ke RSSA Malang itu dilakukan karena ruang HCU RSI Masyitoh belum tersedia alat rekam dada.

"Kami atas nama keluarga mohon doa tulus ikhlas, agar suami saya (M. Sukron Adim) segera mendapatkan kesadaran dan kesembuhan. Sampai saat ini suami saya belum sadarkan diri," jelas Rossy, istri Adim.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

Sementara Satreskrim Polres Pasuruan juga sudah bergerak melakukan penyelidikan, untuk memastikan apakah sosok wartawan Berita Metro itu sengaja diracun oleh seseorang melalui kiriman paket misterius.

"Sudah sekitar dua hari yang lalu minuman teh dalam kemasan botol yang dikonsumsi Adim sudah dibawa ke Labfor. Ini hasilnya masih belum keluar," terang Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo.

Baca Juga: 200 Siswa Keracunan MBG di Surabaya, Armuji Minta SPPG Ditutup

Menurut Adhi, jika perkembangan saat ini Tim Labfor membutuhkan sampel darah tambahan, urine dan cairan lambung milik Adim. Juga mengambil sampel minuman teh kemasan botol yang dijual di minimarket, yang mereknya sama seperti yang diminum Adim.

"Semua itu diperlukan Tim Labfor untuk melengkapi sampel," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.