Jumat, 19 Jun 2026 20:22 WIB

Unjuk Rasa Segelintir Mahasiswa di Jombang Dibubarkan Paksa Polisi

Aparat Polres Jombang saat membubarkan aksi mahasiswa di depan Kantor DPRD Jombang.(Foto: Elok Aprianto)
Aparat Polres Jombang saat membubarkan aksi mahasiswa di depan Kantor DPRD Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Unjuk rasa penolakan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) masih terjadi di Jombang, Kamis (1/9/2022). Kali ini dilakukan segelintir mahasiswa dari Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang. Massa berjumlah sekitar 12 orang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Jombang. Mereka pun dibubarkan paksa aparat Polres Jombang.

Pantauan jatimnow.com di lokasi, 12 mahasiswa Undar berjalan kaki dari kampus menuju kantor dewan. Para mahasiswa membawa sejumlah poster bertuliskan penolakan rencana kenaikan harga BBM. Setibanya di depan Kantor DPRD Jombang, pengunjuk rasa secara bergantian berorasi menyampaikan aspirasinya.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Aktivitas SPBU di Probolinggo Normal

Awalnya, aksi berjalan normal. Selanjutnya berubah menjadi tegang setelah mahasiswa berusaha membakar ban bekas di depan kantor dewan. Polisi yang berjaga menggagalkan aksi mahasiswa tersebut lantaran dianggap dapat mengganggu lalu lintas. Saat itulah, ketegangan antara polisi dan mahasiswa terjadi.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik Tajam, Ojol hingga Mahasiswa di Kediri Kecewa

Mahasiswa yang gagal membakar ban bekas kemudian membakar poster dan baju yang mereka kenakan. Selain itu, mahasiswa membentuk lingkaran agar aparat tak bisa memadamkan api yang menyala di tengah jalan di depan Kantor DPRD Jombang.

Polisi yang sudah mulai geram dengan ulah mahasiswa langsung memaksanya untuk bergeser di tepi jalan. Sebab aksi mahasiswa yang membentuk lingkaran dan menyalakan api di tengah jalan mengganggu pengendara.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Akhirnya mahasiswa dan polisi terlibat aksi saling dorong. Pasalnya, 12 mahasiswa memilih untuk tetap berada di tengah jalan sampai ditemui perwakilan dari DPRD Jombang. Namun karena kalah jumlah dengan polisi yang berjaga, para mahasiswa kemudian bergeser di tepi jalan di depan kantor DPRD Jombang.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.