Selasa, 16 Jun 2026 01:22 WIB

Tolak Kenaikan Harga BBM, Begini Penjelasan Ketua MTI Jatim

Ketua MTI Jatim Bambang Haryo Soekartono.(Foto: MTI Jatim for jatimnow.com)
Ketua MTI Jatim Bambang Haryo Soekartono.(Foto: MTI Jatim for jatimnow.com)

Lamongan - Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menuai polemik di masyarakat. Pihak himpunan Masyarakat Transportasi (MTI) Jawa Timur (Jatim) pun menyayangkannya. Bahkan dianggap sebagai keteledoran pemerintah dalam mengambil kebijakan yang dapat berdampak besar terhadap sejumlah sektor.

"Harga minyak mentah dunia turun tajam yang awalnya US$120 menjadi US$90 per barel di pertengahan Agustus 2022. Namun malah mengambil kebijakan menaikan BBM, yang diikuti dengan kelangkaan BBM," ujar Ketua MTI Jatim Bambang Haryo Soekartono, Rabu (31/8/2022).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Ia menduga pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani hanya alibi. Adapun Sri Mulyani menyatakan bahwa BBM bersubsidi akan habis di akhir September dikarenakan terjadi peningkatan konsumsi BBM subsidi.

"Pemerintah seharusnya paham bahwa penggunaan BBM di 2022 mestinya ada peningkatan sebesar 50 persen dalam kurun waktu 10 tahun dari 2012 ke 2022. Dikarenakan setiap tahun terjadi pertumbuhan ekonomi rata-rata 5 persen. Ini akan berakibat terjadi peningkatan penggunaan transportasi publik darat, laut, kerta api, logistik, transportasi pribadi serta peningkatan pertanian, nelayan, perkebunan dan Industri transportasi untuk industri kecil dan besar," urai mantan anggota DPR RI 2014-2019 itu.

Bambang Haryo heran dengan kondisi BBM saat ini. Padahal dari data yang diperolehnya, kuota BBM subsidi pada 2012 untuk premium sudah sebesar 24,3 juta kiloliter, solar 14,9 juta kiloliter dengan besaran total subsidi Rp211 triliun. Dibanding 2022, subsidi pertalite hanya 23 juta kiloliter. Bila ada pertumbuhan ekonomi 50 persen, harusnya saat ini kuotanya berkisar 36 juta kiloliter.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Aktivitas SPBU di Probolinggo Normal

Demikian juga solar, saat ini kuotanya hanya 14,9 juta kiloliter. Seharusnya 21,9 juta kiloliter dan subsidi di 2022 malah menurun hanya sebesar Rp208 triliun.

"Di sini jelas bahwa kuota subsidi tahun ini dikurangi pemerintah. Sehingga tentunya kuota BBM tidak akan mencapai sampai akhir tahun. Ini tentu akan sangat merugikan masyarakat," terangnya.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik Tajam, Ojol hingga Mahasiswa di Kediri Kecewa

Lebih lanjut, Bambang menuding Pertamina sebagai dalang di balik skema naiknya harga BBM. Data yang dipaparkannya menunjukan solar nonsubsidi (diesel) harga jual di Indonesia berada di urutan 70 kemahalannya dari 190 negara. Padahal Indonesia masuk negara penghasil minyak ke-3 di Asia.

"Saya menolak rencana itu. Tetapi bila kondisi anggaran APBN terbatas, maka pemerintah saat ini tidak perlu menaikkan harga BBM bersubsidi. Tetapi mengalihkan sisa kuota BBM subsidi fokus untuk transportasi publik dan logistik baik massal dan tidak massal. Terutama di transportasi laut, karena jargon Bapak Jokowi adalah Maritim. Termasuk nelayan dan petani menjadi prioritas BBM subsidi serta kebutuhan UMKM (industri kecil) agar perekonomian masyarakat tidak terpengaruh," pungkas Bambang.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.