Jumat, 19 Jun 2026 06:17 WIB

Mayat Perempuan Telanjang di Jombang Teridentifikasi Sebagai Warga Kediri

Mayat perempuan yang ditemukan seorang pencari rumput di lahan pertanian di Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang.(Foto: Elok Aprianto)
Mayat perempuan yang ditemukan seorang pencari rumput di lahan pertanian di Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Sesosok mayat perempuan dalam kondisi telanjang ditemukan di lahan pertanian Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang. Kini identitas korban sudah terungkap.

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat menjelaskan, awalnya aparat kepolisian kesulitan mengetahui identitas mayat. Sebab tidak ada tanda pengenal. Bahkan saat dilakukan tes sidik jari mayat, juga tidak terdaftar dalam e-KTP.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

"Kemudian kami sudah melaksanakan kegiatan pengumuman pada masyarakat melalui media online dan media sosial. Hasilnya kemarin memang ada satu keluarga meyakini yang bersangkutan adalah anggota keluarganya," ungkap Nurhidayat, Selasa (30/8/2022).

Satu keluarga yang mendatangi kamar mayat RSUD Jombang sudah memastikan mayat perempuan tersebut adalah keluarganya. Hal itu berdasarkan cek fisik dan pakaian.

"Berdasarkan wajah dan pakaian yang dikenakan mayat, dibenarkan keluarga asuhnya. Korban adalah warga Purwoasri, Kabupaten Kediri," tukasnya.

Meski sudah ada yang meyakini bahwa mayat tersebut adalah anggota keluarganya, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematiannya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Visum, otopsi, masih kami tunggu hasilnya dari RS Bhayangkara Kediri," katanya.

Dari keterangan keluarga, semasa hidupnya korban memiliki riwayat sering menyakiti diri sendiri. Termasuk pergi tanpa izin meninggalkan rumah.

"Bapak asuhnya ini mengaku jika korban sering menyakiti diri sendiri. Sedangkan terkait kejiwaan korban, kami masih menunggu keterangan ahli," bebernya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Penyebab kematian, kami masih menunggu. Namun dugaan apakah terjadi kekerasan dilakukan ia sendiri atau orang lain, kami masih menunggu penyebab kematiannya. Karena memang saat ditemukan tidak ada saksi yang melihat dan lokasi penemuan juga jauh dari permukiman," sambung Kapolres.

Ditanya apakah ada luka pada mayat tersebut, kapolres mengaku ada. Namun hasil pastinya menunggu otopsi.

"Kami bias konfirmasi jika hasil visum otopsinya keluar dari RS Bhayangkara Kediri," tukasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.