Selasa, 16 Jun 2026 22:09 WIB

Peserta Karnaval di Tulungagung Meninggal Usai Joget Bersama

Polisi melakukan identifikasi pada jenazah korban (Foto: Dok. Humas Polres Tulungagung)
Polisi melakukan identifikasi pada jenazah korban (Foto: Dok. Humas Polres Tulungagung)

Tulungagung - Seorang peserta karnaval di Tulungagung meninggal, Senin (29/8/2022). Serangan jantung diduga jadi penyebab meninggalnya warga Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang itu.

Korban diketahui bernama Nanang (29). Dari video amatir yang beredar, korban terjatuh saat berjoget di depan sound system. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mohammad Anshori mengatakan, karnaval ini digelar oleh warga setempat untuk memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Dalam karnaval itu, korban bersama beberapa temannya mengenakan kostum ala Suku Indian. Mereka berjoget dan menari sepanjang rute karnaval.

"Ini acara karnaval desa setempat, rute yang dilewati sekitar tiga kilometer," ujar Anshori.

Awalnya korban sangat bersemangat menari. Di tengah perjalanan tiba-tiba korban tersungkur jatuh. Beberapa temannya berusaha menyadarkan korban.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Karena korban tak bergerak, mereka membawanya ke rumah kepala desa setempat yang berada tidak jauh dari lokasi. Namun saat di rumah kepala desa tersebut, korban ternyata sudah meninggal.

"Mereka lalu melaporkan kejadian ini ke perangkat dan polisi serta membawa korban ke rumah duka," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Polisi yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian. Mereka melakukan identifikasi dan olah TKP. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarganya juga menolak proses visum, karena korban diduga mengalami serangan jantung.

"Jenazah langsung diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.