Sabtu, 20 Jun 2026 02:05 WIB

Pemkab Tulungagung Beli Rumah Penyimpanan Pusaka Senilai Rp10 Miliar

Dalem Kanjengan, rumah penyimpanan pusaka Tombak Kyai Upas yang dibeli oleh Pemkab Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Dalem Kanjengan, rumah penyimpanan pusaka Tombak Kyai Upas yang dibeli oleh Pemkab Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Pemkab Tulungagung membeli rumah penyimpanan pusaka Tombak Kyai Upas, Dalem Kanjengan. Tanah dan bangunan yang terletak di Kelurahan Kepatihan ini dibeli dari pemiliknya dengan harga Rp10 miliar.

Bangunan tersebut dahulu digunakan untuk menyimpan pusaka Tombak Kyai Upas. Pada tahun 2019 pusaka tersebut dipindahkan ke gedung milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan karena bangunannya dijual oleh ahli waris.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Pembelian rumah oleh Pemkab, sedianya untuk mengembalikan bangunan ke fungsinya seperti dulu.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, pembelian tanah dan bangunan Dalem Kanjengan ini merupakan upaya menjaga kelestarian tradisi dan sejarah.

Bangunan tersebut bernilai sejarah tinggi karena menjadi tempat penyimpanan pusaka Tombak Kyai Upas. Dalam catatannya, tombak tersebut ikut berjasa membantu pejuang dalam perang kemerdekaan.

"Ini merupakan salah satu upaya kami untuk menjaga kelestarian sejarah," ujarnya, Senin (29/8/2022).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pembelian tanah dan bangunan seluas 2.288 meter persegi ini berawal dari komunikasi antara pemilik dan pihak pemkab. Selanjutnya Pemkab membentuk tim appraisal untuk menaksir harga aset tersebut. Mereka juga melibatkan DPRD guna membahas rencana pembelian aset ini.

Dana yang digunakan untuk membeli aset tersebut diambilkan dari APBD 2022.

"Pihak DPRD juga menyepakati rencana pembelian ini, kita membeli karena harga yang ditawarkan masih di bawah nilai appraisal," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Selanjutnya Pemkab akan melakukan renovasi dan perbaikan pada bangunan tersebut. Mereka berencana menggunakannya sebagai pemyimpanan pusaka Tombak Kyai Upas.

Pusaka yang menjadi ikon Tulungagung tersebut akan diboyong kembali ke Dalem Kanjengan.

"Kita masih mencari hari yang baik, nanti kita tanya dulu kira-kira kapan pusaka akan dikembalikan ke lokasi awal," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.