Selasa, 16 Jun 2026 01:22 WIB

FOTO: Keseruan Pawai Budaya Bojonegoro

Penampilan para peserta pawai budaya Bojonegoro. (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Penampilan para peserta pawai budaya Bojonegoro. (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

Bojonegoro - Pawai Budaya Bojonegoro dengan tema 'Ragam Budaya Tradisional Bojonegoro' tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Bojonegoro Senin (29/8/2022) sangat meriah.

Beragam penampilan teatrikal menceritakan legenda dan adat budaya daerah Bojonegoro.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Sebanyak 26 peserta tingkat SD/MI dan SMP/MTs ambil bagian dalam memeriahkan rangkaian kegiatan perayaan HUT ke-77 RI kali ini.

Rute yang diambil mulai dari Jl Mas Tumapel - Jl Imam Bonjol - Jl Kartini - Jl Teuku Umar - Jl Panglima Sudirman - Jl MH Thamrin - Jl Mastrip - Finish Jl Imam Bonjol depan Satlantas.

Beragam tema dibawakan oleh peserta mulai dari Tari Kembang Mayang mengisahkan asal usul wisata ikonik Bojonegoro Kahyangan Api. Selain itu ada pula yang mengangkat tema Kanjeng Soemantri salah satu leluhur masyarakat Bojonegoro, hingga Tari Tengul dan rangkaian prosesi pernikahan adat Jawa.

Baca Juga: Awali Buka Giling, PG Modjopanggung Tulungagung Gelar Manten Tebu

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Bojonegoro Budiyanto mengatakan, tujuan kegiatan untuk menggali, mengenalkan sekaligus melestarikan seni budaya tradisional pada anak-anak dan memeriahkan HUT ke-77 Republik Indonesia.

"Harapannya dengan diadakannya pawai budaya ini dapat mengedukasi sekaligus mengenalkan kapada anak-anak tentang keanekaragaman budaya tradisional yang ada di Bojonegoro," ujarnya.

Terpisah, Sri Wahyuni warga setempat mengaku sangat antuasias dengan diadakan kegiatan pawai budaya ini. Pasalnya sudah dua tahun tidak pernah ada kegiatan serupa akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga: Tradisi Lebaran Ketupat di Trenggalek yang Sudah Berlangsung Sejak Ratusan Tahun

Menurutnya pawai budaya kali ini lebih menarik karena diperankan oleh anak SD dengan mengenakan berbagai kostum yang lucu serta ada drama dan tari yang membuat semakin menggemaskan.

"Sekalian mengantar anak yang hari ini ikut pawai budaya, sejak pagi sudah siap-siap untuk make up dan memakai kostum, harapannya semoga juara," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.