Rabu, 17 Jun 2026 20:12 WIB

Wartawan di Pasuruan Keracunan Hingga Kejang Usai Minum Teh dari Paket Misterius

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 29 Agu 2022 14:09 WIB
Paket misterius yang diterima korban.(Foto: keluarga korban)
Paket misterius yang diterima korban.(Foto: keluarga korban)

Pasuruan - Seorang wartawan di Pasuruan keracunan hingga kejang-kejang setelah meminum teh kemasan botol dari bungkusan paket misterius yang diterimanya. Korban bernama Sukron Adim (31), warga Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Dia aktif di media cetak Berita Metro.

Mertua korban, Heru Purnomo (64) mengatakan, satu paket misterius yang diterimanya bertuliskan dua perusahaan media berbeda.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Paketnya bertuliskan dua media," jelas Heru Purnomo di Polres Pasuruan, Senin (29/8/2022).

Adapun paket misterius diterima pada Minggu (28/8/2022) sekitat pukul 10.30 WIB. Kurir yang mengantarkan paket mengendarai sepeda motor dan berjaket ojek online. Saat istri korban menanyakan siapa orang yang mengirim paket, sang kurir mengatakan dari kantor.

"Istri (Adim) bertanya ke kurir, siapa yang mengirim, kata kurirnya dari kantor. Ditanyai lagi, jawabnya sama, dari kantor," ungkapnya.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

Tanpa pikir panjang setelah menerima paket, istri korban menaruhnya di dalam rumah. Setelah itu, Adim dan anaknya pergi liburan. Sampai kemudian pulang ke rumah sekitar pukul 15.00 WIB.

Setelah istirahat sebentar, korban membuka paket tersebut dan didapati isinya berupa sembako dan beberapa botol minuman. Melihat ada botol minuman berisi teh, korban lantas meminumnya. Sekitar pukul 16.30 WIB, korban langsung demam dan kejang-kejang.

Istri korban sempat membawanya ke mantri kesehatan di dekat rumahnya. Namun kondisi korban yang terus memburuk, membuat korban dirujuk ke RSI Masyitoh Bangil.

Baca Juga: 200 Siswa Keracunan MBG di Surabaya, Armuji Minta SPPG Ditutup

"Setelah sampai di RSI Masyitoh, mulutnya (Adim) keluar busa. Saat ini Adim masih diruangan HCU dan tidak bisa dijenguk. Saat ini juga masih kejang sehingga harus diikat," tandasnya.

Saat ini, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pasuruan telah bergerak memeriksa botol minuman berisi teh yang diminum korban atas pengaduan yang laporkan keluarga korban.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.