Senin, 08 Jun 2026 04:04 WIB

Diduga Peras Dokter, Oknum Wartawan di Pasuruan Ditangkap Polisi

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 27 Agu 2022 13:43 WIB
Oknum wartawan yang diduga melakukan pemerasan saat diperiksa polisi.(Foto: Unit Pidum Polres Pasuruan)
Oknum wartawan yang diduga melakukan pemerasan saat diperiksa polisi.(Foto: Unit Pidum Polres Pasuruan)

Pasuruan - Seorang oknum wartawan bernama A Muin Hanafi diamankan aparat Satreskrim Polres Pasuruan. Dia diduga melakukan tindak pemerasan.

Kanit Pidum Polres Pasuruan Ipda Anton Hari Wibowo mengatakan, oknum wartawan diamankan di sebuah rumah makan di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Ini masih kami periksa lebih lanjut, oknun wartawan yang berinisal M ini kami amankan karena diduga melakukan tindak pemerasan," jelas Ipda Anton, Sabtu (27/8/2022).

Terkait detail modus dugaan pemerasan yang dilakukan oknum wartawan, Anton belum bisa menjelaskan secara rinci.

"Nanti ya, ini masih diperiksa keterangannya sama penyidik," ungkapnya.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Dari penangkapan tersebut, polisi mengantongi barang bukti uang tunai senilai Rp10 juta. Selain itu, oknum wartawan membawa ID car pers Lintas Matra News.

Terkait siapa yang diperas, Anton mengatakan bahwa yang diduga menjadi korban pemerasan adalah seorang dokter di RS Masyitoh Bangil, Kabupaten Pasuruan.

"Yang diduga jadi korbannya oknum dokter RS Masyitoh," lanjutnya.

Baca Juga: Foto: Forum Wartawan Surabaya Berbagi Kebahagiaan dengan Lansia

Di satu sisi, A Muin Hanafi yang dikonfirmasi sejumlah wartawan di Unit Pidum Polres Pasuruan mengaku dijanjikan uang oleh sang dokter.

"Saya dijanjikan uang senilai Rp10 juta agar informasi perselingkuhan dokter ini tidak tersebar. Tapi saya masih diberi uang Rp7 juta," jelas A Muin Hanafi.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.