Jumat, 19 Jun 2026 23:40 WIB

Menteri Sakti Tantang SCI Jadikan Indonesia Produsen Udang Terbesar Dunia

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 24 Agu 2022 11:44 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) SCI di Surabaya.(Foto: Nugraha for jatimnow.com)
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) SCI di Surabaya.(Foto: Nugraha for jatimnow.com)

Surabaya - Produksi udang di Tanah Air belum maksimal karena masih dilakukan dengan cara semi tradisional. Kementerian Kelautan dan Perikanan lantas menantang Shrimp Club Indonesia (SCI) untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen udang terbesar dunia.

"Kami melakukan tantangan ke Shrimp Club Indonesia agar menjadikan Indonesia sebagai produsen udang terbaik atau terbesar di masa mendatang," ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono usai membuka Musyawarah Nasional (Munas) SCI di Surabaya dalam rilisnya, Rabu (24/8/2022).

Baca Juga: Petani Tambak di Sidoarjo Gagal Panen Gegara Suhu Panas

Sakti mengatakan, adanya SCI merupakan bentuk kongkret untuk memajukan sektor bisnis udang di Indonesia. Untuk itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan ke depan akan merumuskan langkah dan strategi bersama agar pengelolaan udang di Indonesia menjadi lebih baik.

Baca Juga: Puluhan Petambak dan Pedagang Udang Sumenep Dukung Gus Imin Maju Capres 2024

"Saat ini pengolahan udang di Indonesia masih semi tradisional. Harusnya sudah modern seperti negara lain. Ya ini nantinya yang akan kami dorong," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Shrimp Club Indonesia Iwan Sutanto menambahkan, Munas digelar agar tidak ada saingan antarsesama anggota SCI. Masalah yang selama ini dihadapi SCI adalah keterbatasan benih yang bagus. Kemudian pakan yang masih impor dan teknologi yang belum memadai.

Baca Juga: Menteri Kelautan dan Perikanan Kunjungi Kampung Bandeng Pangkah Wetan Gresik

"Kemudian perbankan, ya. Selama ini tidak ada pendanaan dari bank, bagaimana mau maju. Tapi tidak masalah, asal iklim usahanya bagus. Laut jangan hanya dijadikan pariwisata. Saya harap akan terjalin sinergi yang bagus antara SCI dan pemerintah melalui munas ini," ujarnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.