Senin, 22 Jun 2026 09:44 WIB

Ziarah Makam Gus Dur, Puluhan Pendeta Kunjungi Ponpes Tebuireng Jombang

Para pendeta Kristen Protestan saat melakukan tabur bunga dan berdoa di makam Gus Dur. (Foto: Elok Aprianto/jatinow.com)
Para pendeta Kristen Protestan saat melakukan tabur bunga dan berdoa di makam Gus Dur. (Foto: Elok Aprianto/jatinow.com)

Jombang - Sebanyak 70 orang pendeta Kristen Protestan mendatangi Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Diwek Jombang, Minggu (21/8/2022) sore.

Kedatangan para pendeta dari seluruh wilayah di Indonesia, untuk mengenang jasa para pahlawan yang ada di komplek pemakaman Ponpes Tebuireng. Mereka disambut langsung pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfuz atau akrab disapa Gus Kikin.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Ketua Majelis Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Pendeta Manuel Raitu mengatakan, kunjungan mereka ke Jombang untuk melakukan ziarah ke makam Gus Dur serta silaturahmi bersama pihak Ponpes Tebuireng.

"Kami senang berjumpa di sini, melakukan ziarah ke makam Gus Dur. Karena juga bertepatan dengan hari kemerdekaan ya, jadi kami memperingati juga dengan mengunjungi makam pahlawan dan mempererat silaturahim dengan pondok pesantren Tebuireng ini," ujar Manuel.

"Gus Dur adalah tokoh kebangsaan, tokoh perdamaian, tokoh rekonsiliasi para kehidupan umat beragama di Indonesia. Maka dari itu kami merayakan hari ulang tahun ke-77 Republik Indonesia, sebagai Gereja kami patut menyaksikan karya sosial dengan silaturahmi dan ziarah ke makam Gus Dur," paparnya.

Ia berharap usai kegiatan tersebut, sebagai bangsa negara Indonesia bisa saling menjaga toleransi yang kuat dan baik. Selain itu negara Indonesia diharapkan bisa lebih berkembang dan maju besama bangsanya.

"Harapannya bisa terus saling silaturahmi untuk memperkokoh kehidupan antar umat. Jadi ini yang kami lakukan untuk berelasi, berkomunikasi, dengan saudara-saudara lintas iman," jelasnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Pengasuh Ponpes Tebuireng menerima kunjungan 70 pendeta dari berbagai wilayah di Indonesia.Pengasuh Ponpes Tebuireng menerima kunjungan 70 pendeta dari berbagai wilayah di Indonesia.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Gus Kikin menilai kedatangan para pendeta merupakan bukti adanya komunikasi yang baik. Hal ini bisa menjaga keharmonisan dalam berbangsa dengan baik antar agama.

"Ini suatu komunikasi yang bagus, menjaga persatuan antar agama. Jadi ukhuwah basariah itu untuk semua orang, bukan sekedar orang-orang Islam saja. Kita ajak semua orang untuk menjaga harmoni, ketenangan, ketentraman, kerukunan secara bersama-sama," terang Gus Kikin.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Ia berharap kegiatan seperti silaturahmi maupun ziarah ke makam pahlawan, bisa ditingkatkan. Selain menjaga kerukunan bangsa Indonesia, juga mengenang jasa pahlawan.

"Harapannya bagaimana kegiatan ini bisa ditingkatkan. Agar Indonesia ini menjadi negara yang tenang dengan masyarakatnya yang saling menjaga kerukunan, baik sesama maupun antar agama," ujar Gus Kikin.

"Untuk jadi negara yang maju itu peluangnya sangat besar, dengan menjalin silaturahmi dan menjaga kerukunan kita bisa bersama begitu," pungkas Gus Kikin.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.