Rabu, 17 Jun 2026 19:00 WIB

Dugaan Prostitusi di Balik Kasus Oknum Jaksa Sodomi Pelajar SMA Jombang

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 18 Agu 2022 19:58 WIB
Kajati Jatim, Mia Amiati (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Kajati Jatim, Mia Amiati (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - AH, oknum jaksa di Kejari Bojonegoro yang ditangkap setelah diduga melakukan sodomi terhadap pelajar SMA di Jombang, masih diperiksa polisi.

"Kalau dari laporan Asus (Asisten Pidana Khusus), ternyata yang bersangkutan pernah mengalami hal yang sama (disodomi) pada usia 6 tahun. Nah, apakah ada kelainan, itu yang masih akan terus didalami lagi," jelas Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim, Mia Amiati, Kamis (18/8/2022).

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Mia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan oleh penyidik, AH mengaku baru pertama kali ini melakukan tindakan asusila.

"Dari laporan tim di sana, yang bersangkutan mengaku baru kali ini. Makanya sudah termasuk berumur orangnya dan punya istri. Jadi nggak tau fantasi apa hingga bisa melakukan seperti itu," terang dia.

Dari kasus ini, Mia menegaskan akan segera melakukan evaluasi.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Pasti akan kami coba. Selama ini kan kami melakukan asesmen hal yang sifatnya apakah dia pengguna narkoba atau tidak. Untuk ke depan mungkin dalam setiap penempatan jabatan, akan memohon untuk asesmen apakah tidak berperilaku menyimpang," ungkapnya.

Mengenai kasus ini, sebelum terjadinya sodomi, apakah korban diming-imingi, Mia membenarkan. Menurut keterangan sementara dari AH, bahwa korban dikasih uang Rp300 ribu.

Baca Juga: IGRA dan Faber-Castell Ajak Pelajar Kediri Lomba Mewarnai dengan Sentuhan Teknologi

"Pengakuan yang bersangkutan, korban dikasih uang Rp300 ribu, katanya tapi ada mucikarinya. Jadi yang ditangkap itu tiga orang. Ada yang menjaga kamar di depan itu yang menyediakan orang, kemudian yang bersangkutan ini memerintahkan pada penjaga ini cari anak-anak," sebutnya.

"Jadi semua ini sudah terencana. Penyedia jasanya dikasih Rp400 ribu, kemudian korban dikasih Rp300 ribu," tambah Mia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.