Rabu, 22 Jul 2026 02:40 WIB

IGRA dan Faber-Castell Ajak Pelajar Kediri Lomba Mewarnai dengan Sentuhan Teknologi

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 22 Apr 2026 17:40 WIB
Lomba mewarnai di Taman Hijau SLG Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Lomba mewarnai di Taman Hijau SLG Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Kediri menggelar lomba mewarnai, Rabu (22/4/2026). Kegiatan bertajuk Creative Family Awards dengan tema Hidupkan Kreatifmu ini didukung penuh oleh produsen alat tulis Faber-Castell.

Acara yang berlangsung di kawasan Taman Hijau Simpang Lima Gumul tersebut diikuti ribuan anak Raudhatul Athfal (RA) atau TK di bawah naungan Kementerian Agama.

Baca Juga: Libur Sekolah, Puluhan Anak Ikut Lomba Mewarnai di Surabaya

Ketua IGRA Kabupaten Kediri, Lilik Mahfudhoh, mengatakan lomba ini tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi untuk mengenalkan sosok R.A. Kartini sejak usia dini.

“Kami mengadakan lomba ini untuk memperingati Hari Kartini. Tujuannya mengenalkan beliau sebagai pahlawan perempuan Indonesia sekaligus menanamkan nilai-nilai semangat Kartini,” ujarnya.

Menurut Lilik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter melalui kurikulum berbasis cinta, yang mencakup cinta kepada Tuhan, sesama, lingkungan, serta semangat belajar.

Selain mengasah kreativitas, lomba ini dirancang untuk melatih kemampuan bersosialisasi dan berkompetisi secara sehat dalam suasana yang menyenangkan.

“Kami ingin menciptakan suasana belajar yang menantang, ceria, dan penuh makna. Pembelajaran tidak harus selalu di dalam kelas, tetapi juga bisa dilakukan di luar ruangan,” imbuhnya.

Kegiatan ini diikuti sekitar 6.000 peserta, terdiri dari kurang lebih 3.000 anak RA se-Kabupaten Kediri beserta orang tua atau pendamping.

Dalam pelaksanaannya, lomba dibagi menjadi empat koordinator kecamatan (korcam). Masing-masing korcam menyeleksi tujuh peserta terbaik untuk kemudian dipilih juara 1, 2, 3, serta juara harapan.

Baca Juga: PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya

Lilik berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, terutama dalam menanamkan semangat Kartini di era digital.

“Anak-anak saat ini banyak belajar melalui gadget. Harapannya, dengan mengenal Kartini, mereka bisa memanfaatkan teknologi secara positif,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Promosi Faber-Castell, Sami, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang digelar di 30 kota di Indonesia.

“Kegiatan ini khusus untuk siswa TK, RA, atau PAUD bersama satu orang tua. Kami ingin menghadirkan momen kebersamaan antara orang tua dan anak di tengah kesibukan saat ini,” jelasnya.

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

Menariknya, lomba yang telah memasuki tahun ke-15 ini tidak hanya sebatas mewarnai secara konvensional, tetapi juga memanfaatkan teknologi melalui aplikasi Color for Life atau Art Alive. Anak-anak dapat memindai hasil karya mereka menggunakan QR barcode sehingga gambar yang diwarnai dapat tampil secara digital di gawai.

“Setiap karya akan tampil berbeda secara digital, sesuai warna yang dipilih anak. Mereka bahkan bisa bermain dengan hasil karyanya sebelum dikumpulkan,” tambah Sami.

Berbagai hadiah telah disiapkan bagi para pemenang, mulai dari uang tunai, piagam, hingga sertifikat. Juara pertama juga berkesempatan melaju ke tingkat nasional dan berpeluang mendapatkan hadiah wisata ke Bali bersama orang tua.

Melalui kegiatan ini, Faber-Castell juga berharap dapat membantu menciptakan kenangan indah sekaligus memperkuat ikatan antara orang tua dan anak.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.