Senin, 22 Jun 2026 04:04 WIB

Kronologi Penangkapan Oknum Kejari Bojonegoro Diduga Sodomi Pelajar di Jombang

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat saat ditemui sejumlah jurnalis di Polres Jombang.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat saat ditemui sejumlah jurnalis di Polres Jombang.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - AH oknum Kejari Bojonegoro ditangkap polisi usai orang tua korban melaporkan ke Satreskrim Polres Jombang, pada Kamis (18/8/2022) dini hari.

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat menjelaskan bahwa piket Reskrim Polres Jombang, pada pukul 2.30 WIB, menerima kedatangan orang tua korban dugaan sodomi yang dilakukan oknum jaksa AH.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Orang tua korban menjelaskan jika anaknya tidak pulang. Setelah dilakukan pencarian oleh penyidik piket serse, akhirnya ditemukan keberadaan korban di satu lokasi," ungkap Kapolres pada sejumlah jurnalis, Kamis (18/8/2022).

Dikatakan Kapolres, oknum jaksa AH ditemukan bersama korban di Hotel Central yang ada di Jalan Gus Dur, Jombang.

"Ditemui baik-baik dan didapati bersama beberapa orang di salah satu kamar sebuah penginapan," ujar Kapolres.

Saat ditanya apakah ada dugaan penyekapan terhadap korban saat ditemukan di kamar hotel. Kapolres mengaku jika terkait hal itu, masih dalam proses pendalaman penyidik UPPA Satreskrim Polres Jombang.

"Sampai sekarang kita masih melakukan pendalaman, terkait motif, terkait dengan proses yang terjadi," bebernya.

Kapolres memastikan jika korban berstatus pelajar dan usianya masih di bawah umur.

"Korban masih di bawah umur. Sehingga kami juga berkoodinasi dengan Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan Kabupaten Jombang, dan juga melaksanakan visum, termasuk melakukan koordinasi dengan Polda," tegasnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Kapolres mengaku akan melakukan pemeriksaan secara intensif pada oknum jaksa AH. Hal ini dilakukan untuk menetapkan status dari oknum jaksa tersebut.

"Kami masih melakukan pendalaman, dan satu kali 24 jam akan kami putuskan dan nanti akan kami laporkan ke Polda," ucapnya.

Kapolres mengaku untuk materi seputar teknis peristiwa dugaan pencabulan, masih belum bisa dibeberkan pada publik.

"Kita akan melengkapi dulu, dari beberapa alat bukti yang diamankan di lokasi. Reserse juga sudah melakukan olah TKP dan nanti hasilnya akan kita sampaikan ke publik," paparnya.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Tak hanya itu, Kapolres juga memfasilitasi tim pengawas dari Kejati Jatim untuk melakukan pemeriksaan. Namun, untuk status AH, baru bisa ditetapkan, usai gelar perkara yang dilakukan penyidik nantinya.

"Setelah berkas lengkap penyidik akan melakukan gelar perkara untuk penentuan status," katanya.

Ketika ditanya di manakah posisi AH saat ini, Kapolres mengatakan oknum jaksa AH masih berada di kantor Satreskrim Polres Jombang, guna kepentingan lebih lanjut.

"Masih kita amankan, untuk pendalaman, pemeriksaan juga dan kita kaitkan dengan beberapa saksi, khususnya korban atau pendamping korban yang ada di lokasi. Korban masih 1, dan status AH statusnya masih saksi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.