Senin, 15 Jun 2026 10:11 WIB

Edarkan Pil Logo Y, Pemuda di Kepulauan Sumenep Diringkus Polisi

Asmul Ahmad (21), warga Desa Sapeken, ditangkap karena mengedarkan pil logo Y.(Foto: Fathor Rahman)
Asmul Ahmad (21), warga Desa Sapeken, ditangkap karena mengedarkan pil logo Y.(Foto: Fathor Rahman)

Sumenep - Seorang pemuda asal Desa Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, diringkus aparat kepolisian. Dia diduga mengedarkan pil logo Y tanpa izin penjualan farmasi di daerah kepulaun tersebut. Tersangka adalah Asmul Ahmad. Pemuda 21 tahun itu ditangkap aparat Polsek Sapeken di rumahnya.

Kapolres Sumenep AKBP Eko Edo Satya didampingi Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengungkapkan, polisi mengamankan 79 butir pil logo Y dari tersangka. Pil warna putih itu sedianya diedarkan secara ilegal.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

"Pil logo Y kami temukan dengan dibungkus wadah rokok. Tersangka mengedarkan persediaan farmasi secara ilegal, " katanya dalam siaran pers, Rabu (17/8/2022).

Ungkap kasus bermula dari laporan adanya laki-laki bernama Ramanda Wijayanto yang menyimpan pil logo Y. Petugas kemudian mendatangi dan menggeledah rumahnya di Dusun Karang Kongo, Desa Sapeken. Hasilnya, ditemukan pil logo Y yang disimpan dalam bungkus rokok.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Setelah diinterogasi, barang itu diketahui milik Asmul Ahmad. Pil logo Y sebanyak 79 butir ternyata sisa penjualan yang dilakukan tersangka. Polisi pun langsung menangkap tersangka di rumahnya.

"Dia mengedarkan tanpa memiliki izin dan tidak memenuhi standar keamanan, khasiat dan mutu. Akhirnya kami tangkap dan diamankan ke Mapolsek Sapeken, " katanya.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

Selain pil logo Y, polisi juga mengamankan handphone warna biru yang dipakai untuk mengedarkan pil. Akibat perbuatannya, tersangka terancam pasal 197 Subs pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.