Jumat, 19 Jun 2026 14:05 WIB

Penyandang Disabilitas di Banyuwangi Tak Bisa Sekolah, Ini Alasannya

  • Penulis :
  • | Kamis, 19 Jul 2018 19:05 WIB
Saif bersama sang ibu.
Saif bersama sang ibu.

jatimnow.com - Apa yang dialami Mohammad Saifani Aszad (14), seorang anak berkebutuhan khusus atau biasa disebut penyandang disabilitas di Banyuwangi ini, bisa mencoreng wajah dunia pendidikan di Banyuwangi.

Saif, begitu dia disapa, tidak bisa melanjutkan belajar di sekolah pilihannya, hanya karena persoalan sepele yakni administratif semata.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Ayah Kandung Saif, Fony Istanto mengatakan, anak sulungnya itu tidak lagi bersekolah dua tahun terakhir ini.

Pihak sekolah tempat anaknya belajar, SDLB C Banyuwangi, enggan memberikan surat mutasi untuk pindah sekolah. "Surat itu belum diberikan, entah kenapa," ungkapnya, Kamis (19/7/2018).

Sebelumnya, Saif, bersekolah di SDLB C Banyuwangi selama 4 tahun. Selama itu tidak ada perkembangan signifikan pada Saif.

Kemudian ia pindah sekolah di SDLB A dan sempat sekolah selama seminggu. Selebihnya, Saif harus belajar di rumah.

"Anak saya sudah tidak sekolah lagi di SDLB A. Karena tidak ada surat mutasi," tambahnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sementara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Banyuwangi, Istu Handono, mengaku heran dengan persoalan yang dialami Saif.

Sebab, mekanisme pengurusan surat mutasi sangatlah mudah. Cukup minta ke sekolah asal dan sekolah yang dituju menyetujuinya.

"Kita akan panggil kedua kepala sekolahnya. Ini tidak benar," ujar Istu Handono, kepada wartawan dikonfirmasi terpisah.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Menurutnya, persoalan yang dialami Saif harus segera mendapatkan solusi yang terbaik. Agar Saif sesegera mungkin bisa kembali belajar di sekolah.

"Kita carikan solusi terbaik agar bisa sekolah lagi," pungkasnya.

Reporter: Irul Hamdani
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.