Minggu, 07 Jun 2026 15:50 WIB

Unitomo Dirikan Pusat Studi Kebijakan & Layanan Publik untuk Indonesia

Rektor Unitomo Bachrul Amiq saat meresmikan Pusat Studi Kebijakan dan Layanan Publik di kampusnya/Foto: Arry Saputra
Rektor Unitomo Bachrul Amiq saat meresmikan Pusat Studi Kebijakan dan Layanan Publik di kampusnya/Foto: Arry Saputra

jatimnow.com - Banyaknya layanan publik yang masih menyimpang di Indonesia, membuat Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya mendirikan Pusat Studi Kebijakan dan Layanan Publik.

Pusat studi ini diresmikan pada Kamis (19/7/18) di Ruang Sumantri gedung A lantai 3 Rektorat Unitomo. Pada saat itu, dilantik pula Aris Sunarya sebagai ketuanya.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

"Sebagai concern pendidikan tinggi, kami ingin pendidikan tinggi berpartisipasi dalam melaksanakan studi yang lebih mendalam tentang bagaimana layanan publik dilakukan dan apa yang harus diperbaiki," kata Rektor Unitomo Bachrul Amiq saat meresmikan pusat studi itu.

Nantinya, dalam Pusat Studi ini Aris Sunarya beserta rekan-rekannya akan melakukan beberapa hal untuk kemajuan layanan publik di Indonesia.

"Pertama, mereka akan melakukan riset tentang layanan publik. Kemudian diwujudkan program pengabdian masyarakat, bisa berupa memberikan program layanan. Kita sediakan layanan informasi berbasis IT," ujarnya.

Ia melanjutkan, di bawah kepemimpinan Aris Sunarya yang merupakan mantan Kepala bidang pajak daerah dinas pendapatan (dipenda) Provinsi Jatim, pusat studi ini diharapkan dapat bergerak cepat dan memberikan kontribusi nyata untuk Indonesia.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Saya mempercayai Pak Aris untuk menjadi ketua karena sudah kenyang akan pengalaman di bidang ini. Progam layanan yang kita buat nanti ditawarkan ke pemerintah untuk meningkatkan performa layanan berbasis IT. Misal bagimana layanan di desa agar bisa berbasis IT," harapnya.

Aris menambahkan, tak hanya program yang dibuat sedemikian rupa, namun juga pemerintah harus memastikan masyarakat dapat menggunakan program tersebut dengan baik.

"Percuma buat, tapi masyarakat sulit memanfaatkan. Bentuk sosialisasi juga harus diubah jangan menoton," pungkasnya.

Baca Juga: Gubes Unitomo Prof Ully Dorong Batik Tulis Jadi Kekuatan Industri Fashion Dunia

 

Reporter: Arry Saputra

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.