Minggu, 14 Jun 2026 12:25 WIB

Buruh di Jombang Turun ke Jalan, Ini Tuntutan Mereka

Masa buruh dari GSBI Jombang membentangkan spanduk penolakan Omnibuslaw Cipta Kerja di depan kantor Disnakertrans Kabupaten Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Masa buruh dari GSBI Jombang membentangkan spanduk penolakan Omnibuslaw Cipta Kerja di depan kantor Disnakertrans Kabupaten Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Puluhan buruh dari beberapa aliansi melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Disnakertrans Kabupaten Jombang dan gedung DPRD Jombang, pada Rabu (10/8/2022) pagi.

Aksi yang dilakukan para buruh ini merupakan bentuk dukungan pada masa aksi buruh yang tengah unjuk rasa di Jakarta, untuk mencabut Omnibuslaw Cipta Kerja di gedung DPR RI.

Baca Juga: Warga Nganjuk Menangis saat Prabowo Resmikan Museum Pejuang Buruh Marsinah

Heru Sandi selaku koordinator aksi masa aliansi buruh yang melakukan unjuk rasa menjelaskan, aksi ini merupakan bentuk aksi solidaritas dari serikat buruh playwod Jombang dan gabungan serikat buruh Indonesia (GSBI).

"Menyikapi instruksi dari pimpinan pusat kami, yang ada di Jakarta. Pada hari ini ada aksi aliansi 1 juta buruh," ungkap Heru pada sejumlah jurnalis, di depan kantor DPRD Jombang.

Dikatakan Heru aksi aliansi sejuta buruh itu, dimulai sejak tanggal 6 Agustus kemarin dan puncaknya adalah hari ini. Heru menyebut para buruh long march dari Gedung Sate Bandung menuju ke kantor DPR RI di Senayan Jakarta.

"GSBI Jombang mendukung aksi sepenuhnya pencabutan Omnibuslaw," tegasnya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Selain itu, Heru mengaku para buruh juga menyuarakan beberapa tuntutan terkait permasalahan buruh yang ada di Jombang.

"Tuntutan salah satunya adalah kenaikan upah, yang beberapa tahun ini sudah tidak naik," bebernya.

Tak hanya itu, Heru mengaku jika para buruh juga menuntut pada pemerintah agar menyelesaikan beberapa permasalahan perselisihan antara buruh dan perusahaan yang ada di Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Agar komponen yang ada di Kabupaten Jombang lebih baik lagi, baik itu dalam hubungan industri, maupun dalam perselisihan hubungan industri. Nah itu yang kami gerakkan pada hari ini," katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, aksi yang dilakukan para buruh pada kesempatan ini juga merupakan aksi pemanasan anggota serikat buruh yang ada di GSBI maupun di serikat buruh playwood Jombang untuk menghadapi isu kenaikan upah di Jombang.

"Selain itu ini aksi pemanasan persiapan untuk kenaikan upah di tahun 2022," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.