Sabtu, 20 Jun 2026 01:53 WIB

Bentrok Anggota PSHT dan Warga Terjadi di Kota Malang, Jangan Terulang Ker!

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Malang - Bentrokan antara warga dengan anggota perguruan silat kembali terjadi di Kota Malang. Akibatnya ada beberapa korban terluka hingga dilarikan ke rumah sakit serta beberapa motor mengalami kerusakan.

Kejadian itu dipicu saat rombongan perguruan silat yang menggunakan atribut Perguruan Silat Hati Teratai (PSHT) usai berkegiatan di Kecamatan Sumber Pucung, Kabupaten Malang, pada pukul 04.00 WIB, Minggu (7/8/2022). Mereka berkonvoi dan melintas di Jalan Sudanco Supriadi, Kecamatan Sukun.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Kala itu warga sempat menegur gerombolan tersebut, tetapi yang ditegur tak terima hingga menyerang warga. Dari situlah, bentrokan pun terjadi hingga pukul 04.30 WIB pihak kepolisian pun datang mensterilisasi lokasi kejadian. Peristiwa ini pun menyedot perhatian banyak pihak.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan sudah melakukan penyelidikan peristiwa tersebut. Total ada 3 korban, yaitu 2 anggota PSHT dan 1 orang warga sekarang tengah menjalani perawatan di RS Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Tangkapan layarTangkapan layar

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Kita sudah dalami, tahap penyelidikan 6 saksi dari kedua pihak kita minta keterangan. Untuk korban yang dirawat, ketiganya mulai membaik, lalu untuk kendaraan ada 3 rusak," jelas Buher sapaanya, Senin (8/8/2022).

Tidak hanya kepolisian, Pemerintah Kota Malang, dan TNI serta lainnya berkomitmen peristiwa yang sudah terjadi tidak terulang lagi hingga merugikan satu sama lain.

"Ini kita gunanya melihat kedepan, kita jangan berfikir mundur lagi ke belakang. Insiden ini kita harus mengkaji, sehingga kami melaksanakan kegiatan ini," katanya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Menanggapi itu, perwakilan PSHT, Hendro Suprapto menguraikan bila kejadian di luar dugaan. PSHT tidak ada niat untuk membuat keributan dengan warga.

"Namanya saja Persaudaraan Setia Hati Terate dalam arti guyub rukun. Kita juga komitmen untuk menjaga kondusifitas ketertiban dan keamanan di Malang Raya. Tolong semua anggota satu komando, jangan mudah terprovokasi," pesannya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.