Jumat, 19 Jun 2026 21:21 WIB

Mata Air Abadi di Lamongan, Hanya Kubangan Tapi Bisa Cukupi Kebutuhan Pertanian

Kades Patakan Subakri Cahyo Utomo saat membasuh muka di sumber mata air abadi.(Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kades Patakan Subakri Cahyo Utomo saat membasuh muka di sumber mata air abadi.(Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Situs peninggalan Raja Airlangga di Desa Patakan, Kecamatan Sambeng, Lamongan, menyimpan banyak misteri. Salah satunya sumber mata air abadi. Warga setempat mempercayai mata air tersebut punya manfaat beragam. Di antaranya bisa bikin awet muda, meningkatkan derajat dan kewibawaan seseorang.

Sumber mata air abadi terletak sekitar 10 meter di Utara candi patakan. Setiap harinya, tempat tersebut banyak dikunjungi warga.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kami percaya mata air itu sudah ada sejak Raja Airlangga singgah saat membangun salah satu kerajaannya di Patakan. Airnya tidak pernah suruh, juga tidak pernah bertambah," ungkap Kepala Desa Patakan Subakri Cahyo Utomo, Sabtu (6/8/2022).

Menariknya lagi, sumber mata air tidak terlalu dalam. Hanya berbentuk kubangan dengan kedalaman tidak sampai 2 meter. Tapi airnya terus mengalir bahkan mampu mencukupi kebutuhan pertanian di kawasan tersebut.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Sumber air pertanian juga berasal dari mata air tersebut, terus mengalir hingga membentuk aliran sungai. Manfaatnya sampai sekarang tanaman bisa subur meski daerah perbukitan," ujarnya.

Menurut Subakri, banyak kalangan pejabat hingga politisi sengaja singgah membasuh muka dan meminum air dari sumber tersebut.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Sebut saja Gus Falah, anggota DPR RI X Jawa Timur menyempatkan waktunya ke sini. Para bupati hingga anggota DPRD Lamongan," urainya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.