Minggu, 14 Jun 2026 23:39 WIB

Curhat Petani di Pasuruan ke Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad

Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad bersama para petani di Pasuruan (Foto: Dok. Fadhil for jatimnow.com)
Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad bersama para petani di Pasuruan (Foto: Dok. Fadhil for jatimnow.com)

Pasuruan - Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad menerima keluhan para petani di Desa Tambaksari, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Kamis (4/8/2022).

Menurut Sadad, para petani di Pasuruan itu mengaku sering gagal panen. Kata mereka, hal itu dipicu kelangkaan pupuk hingga hama. Belum lagi harga padi yang selalu anjlok menjelang panen raya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Hari ini saya mendatangi petani dari tiga kelompok tani di Desa Tambaksari, Kraton, Kabupaten Pasuruan. Beberapa waktu lalu, petani di Ngawi (juga) mengeluh soal gagal panen yang mereka alami," ujar Sadad.

Di Pasuruan, dia bertemu dengan tiga kelompok tani (poktan) yang mengelola sawah seluas 110 hektar. Dari jumlah itu, sekitar 30 hektar di antaranya mengalami gagal panen.

Kepada Sadad, mereka memprediksi jika kegagalan panen tersebut merupakan faktor cuaca yang sering berubah.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

"Salah satu petani, Mat Basa (65), mengalami gagal panen. Dia mengaku merugi. Hasil penjualan gabahnya hanya sekitar 60 persen dari modal yang dikeluarkan," jelas Ketua DPD Gerindra Jatim itu.

Sedangkan Ketua Poktan, H. Abdullah (60), memprediksi Jawa Timur akan dilanda krisis padi jika musim tanam padi tidak dilakukan secara bersama oleh para petani.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Petani yang mulai menanam bulan Mei tidak mengalami kendala, tapi yang mulai tanam di bulan April sebagian besar gagal," terang Abdullah.

Sebelumnya, Pemprov Jatim pernah membuat kebijakan untuk mempercepat masa tanam di bulan April 2022. Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah saat panen raya padi hibrida bersama Kelompok Tani Morodadi Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang pada 7 April 2022.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.