Sabtu, 20 Jun 2026 17:45 WIB

Massa BMM Sebar Rokok Ilegal di Depan Kantor Bea Cukai Madura

Puluhan aktivis melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bea Cukai Madura di Pamekasan, Kamis (04/08/2022).(Foto: Fathor Rahman)
Puluhan aktivis melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bea Cukai Madura di Pamekasan, Kamis (04/08/2022).(Foto: Fathor Rahman)

Pamekasan - Puluhan aktivis yang tergabung dalam Barisan Masyarakat Merdeka (BMM) melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bea Cukai Madura, Kamis (04/08/2022). Mereka memprotes puluhan pabrik rokok ilegal yang dibiarkan beroperasi sampai sekarang.

Dalam unjuk rasa, orator aksi BMM Suja'ie menilai kinerja Bea Cukai Madura tidak jelas. Padahal maraknya rokok ilegal sudah terungkap sejak lama.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

"Kami mempertanyakan peredaran rokok ilegal masih tinggi. Penanganannya masih lemah, " katanya.

Para aktivis pun menyampaikan kekecewaannya terhadap Bea Cukai. Mereka membawa bukti rokok ilegal yang masih dijual pabrikan. Bahkan para aktivis menaburkan rokok ilegal di depan Kantor Bea Cukai Madura.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

Pengunjuk rasa menuntut Bea Cukai Madura segera melakukan tindakan tegas. Termasuk menindak pihak pabrikan yang memproduksi rokok ilegal. Sehingga peredaran bisa ditekan.

"Tidak etis jika kami sebut salah satu perusahaan rokok yang masih beroperasi. Tapi yang pasti, kami belum melihat ada tindakan tegas terhadap pabrik rokok ilegal, " katanya.

Baca Juga: Gus Lilur Tagih Janji KEK Tembakau Madura demi Berantas Rokok Ilegal

Suja'ie menegaskan, pihaknya meminta Bea Cukai Madura di Pamekasan melakukan penyitaan rokok ilegal di sejumlah pabrikan. Pihak Bea Cukai Madura diberi waktu 7 hari untuk melakukan tindakan tegas.

Sementara itu, Humas Bea Cukai Madura Zainal Arifin tidak bisa menjawab beberapa pertanyaan dan tuntutan dari pengunjuk rasa. Sehingga membuat pengunjuk rasa kecewa dan segera membubarkan diri.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.