Rabu, 10 Jun 2026 20:00 WIB

BIAN, Pemprov Jatim Sekaligus Jalankan Program Pencegahan Stunting

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.(Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.(Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) siap menyukseskan program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dari pemerintah pusat sepanjang Agustus 2022. Dalam realisasinya, Pemprov akan berjalan dua kaki dengan menyematkan program pencegahan stunting di dalamnya.

"Tentu, proses percepatan pencapaian pentahelix bisa dilakukan bersama,” ujar Khofifah dalam keterangan resmi yang diterima jatimnow.com, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga: Cargill Perkuat Gizi dan Ekonomi Warga di Jawa Timur

Untuk percepatannya, Khofifah mengajak bupati/wali kota, Dinas Kesehatan dan sektor pribadi serta media bersama menjadi bagian dalam upaya percepatan imunisasi di Jatim.

"Semua lini gerak bersama, terutama Bulan Imunisasi Nasional sedang digencarkan. Kami harap bisa lakukan percepatan pencapaian imunisasi,” sambungnya.

Ia juga mengingatkan tentang pentingnya kesadaran orang tua terhadap imunisasi yang dibarengi dengan pencegahan stunting. Jadi kasus-kasus gizi buruk di Jatim bisa ditekan secara maksimal.

"Vaksinasi MR akan melengkapi imunisasi dasar dan lanjutan anak setelah lahir,” tandas orang nomor satu di Jatim itu.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Dalam imunisasi nanti para balita akan diberi vaksin MR (Measles dan Rubella). Vaksin tersebut wajib diberikan kepada anak mulai dari usia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun. Tujuannya untuk mencegah measles (campak) dan rubella (campak Jerman).

MR juga dibutuhkan untuk mengantisipasi komplikasi penyakit yang ditimbulkan oleh campak. Sehingga Bulan Imunisasi Anak Nasional kali ini diharapkan mampu memenuhi target semua anak usia 9 bulan sampai 12 tahun menerima imunisasi MR untuk pencegahan campak-rubella.

"Targetnya kurang lebih 2,3 juta untuk Jatim. Sehingga kami selesaikan Agustus,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Jatim Dr Erwin Astha Triyono.

Baca Juga: 80 Persen Anak Indonesia Masih Defisit Protein Hewani

Hingga saat ini, cakupan imunisasi MR di Jatim sudah berada di angka 120 ribu atau lebih dari 5 persen. Selain imunisasi MR, Dinkes Jatim juga memiliki imunisasi Kejar untuk bayi yang belum mendapatkan imunisasi dan hampir berusia satu tahun.

“Sehingga kami nggak ada yang belum imunisasi. Kalau imunisasi penuh, maka menghindari KLB (Kejadian Luar Biasa),” jelasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.