Minggu, 21 Jun 2026 09:04 WIB

Tak Mau Ambil Risiko, Bayi Dibuang di Tulungagung akan Diserahkan ke Keluarga

Pelaku saat dikeler polisi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pelaku saat dikeler polisi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Bayi yang dibuang oleh ibunya pada Sabtu (30/08/2022) lalu akan dikembalikan ke pihak keluarga. Hal ini dilakukan setelah Satreskrim Polres Tulungagung mengungkap pelaku pembuangan bayi berjenis kelamin perempuan ini.

Bayi tersebut saat ini masih menjalani perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung. Nantinya jika kondisi bayi dinyatakan sudah sehat, maka akan segera diserahkan ke pihak keluarga untuk dirawat lebih lanjut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Agung Kurnia Putra mengatakan pihak keluarga dari TR (27) yang tak lain merupakan pelaku pembuangan bayi ini sudah bersedia untuk merawatnya. Polisi nantinya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penyerahan bayi tersebut.

"Dalam waktu satu hingga dua hari kedepan bayi akan kami serahkan ke pihak keluarga untuk dirawat," ujar AKP Agung, Rabu (3/8/2022).

Polisi tidak mau mengambil risiko dengan mengembalikan bayi ke ibu kandungnya. Hal ini dikarenakan pelaku dalam masa penahanan sehingga tidak bisa merawat bayi tersebut dengan baik. Selain itu ibu bayi sudah memiliki niat untuk menelantarkannya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Kami tidak mau mengambil risiko dengan kondisi pelaku, keluarga pelaku sudah ada yang bersedia merawat bayi, setelah kita evaluai kondisi kesehatan bayi akan segera kami serahkan," tuturnya.

Sebelumnya polisi mengamankan TR (27), warga Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan. Perempuan yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Surabaya ini tega membuang bayi yang baru dilahirkannya.

Janda anak dua ini merasa malu dan takut karena bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan mantan pacarnya di Pacitan. Bayi ini ditinggalkan di depan ruang UGD bekas Puskesmas Campurdarat.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.