Selasa, 16 Jun 2026 21:40 WIB

Ibu Muda di Kediri Sulap Daun Kelor Jadi Teh Celup Kaya Manfaat

Teh celup daun kelor buatan Defi Ari, warga Papar, Kabupaten Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Teh celup daun kelor buatan Defi Ari, warga Papar, Kabupaten Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Di berbagai daerah di Indonesia, daun kelor erat kaitannya dengan hal-hal mistis. Mulai dari untuk mengusir jin, hingga praktik ilmu hitam.

Namun di tangan Defi Ari (33), tanaman bernama latin Moringa Oleifera ini disulap menjadi minuman kaya manfaat. Ibu muda asal Desa Ngampel, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini, paham betul kandungan dari daun kelor.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Melalui keilmuannya yang dipelajari saat menempuh Magister Pertanian di salah satu universitas di Jawa Timur, tanaman berdaun mungil ini diubah menjadi teh celup. Kemasannya yang praktis, memudahkannya untuk dinikmati kapan dan di mana saja.

Banyaknya kasus stunting maupun stroke akibat diabetes dan kolesterol di lingkungan sekitarnya, melatarbelakangi ide produk teh celup daun kelor ‘Sinsu’ melalui rumah produksi Rasa Rindu.

“Saya melihat banyak anak yang terkena stunting, orang-orang yang banyak terkena penyakit seperti diabetes, kolesterol yang memicu terjadinya stroke,” kata Defi, Rabu (3/8/2022).

Kelor dipilih Defi karena kandungan gizinya yang sangat tinggi. Di antaranya berkhasiat untuk mengatur kadar gula darah, menghambat pertumbuhan sel kanker, meningkatkan kesehatan jantung dan menjaga daya tahan tubuh.

“Saya pilih kelor karena memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi hingga disebut superfood,” tambah Defi.

Apalagi di kampungnya, lanjut Defi, daun kelor yang tumbuh hampir di setiap pekarangan warga hanya dimanfaatkan untuk memasak dan tak jarang dibiarkan tumbuh lebat begitu saja.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

“Tanaman ini juga sangat mudah ditemukan di sekitar kita,” jelasnya.

Dalam proses pembuatannya, teh celup kelor diproses dengan cara dikeringkan selama 3 hari. Untuk hasil maksimal, Defi memilih daun yang berwarna hijau tua.

Daun yang sudah kering lalu diblender hingga menjadi bubuk dan siap dikemas dalam kantong teh celup.

“Tinggal seduh pakai air panas. Tanpa ampas. Bagus untuk dikonsumsi rutin,” lanjutnya.

Baca Juga: Gerai UMKM Segera Dibangun di Kawasan Gereja Merah Probolinggo

Terkait rasa, teh celup kelor Sinsu memiliki rasa yang khas daun kelor. Agak sedikit asam, namun tetap segar.

Saat ini, teh celup kelor Sinsu dipasarkan melalui online market place, bersamaan dengan Sambal Rasa Rindu. Sementara penjualan offline melalui pameran-pameran UMKM. Per kotak dia membandrol dengan harga Rp23.000.

Selain teh, Defi juga mengembangkan superfood ini menjadi minuman lemon kelor, cendol kelor, masker kelor serta minyak kelor untuk wajah yang masih terus disempurnakannya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.