Minggu, 21 Jun 2026 10:27 WIB

Ribuan Warga Tulungagung Masuk Kategori Miskin Ekstrem

Dinas Sosial Tulungagung saat melakukan sosialisasi data miskin ekstrem (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Dinas Sosial Tulungagung saat melakukan sosialisasi data miskin ekstrem (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Ribuan warga di Kabupaten Tulungagung masuk dalam kategori miskin ekstrem. Dinas Sosial setempat melakukan sosialisasi kepada seluruh kepala desa terkait data tersebut.

Dinas Sosial Tulungagung meminta pihak desa melakukan verifikasi dan validasi data miskin ektrem tersebut. Mereka yang masuk dalam kategori itu akan mendapat bantuan uang tunai Rp200 ribu per bulan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala Dinas Sosial Tulungagung, Suyanto mengatakan, pada Maret 2022, pihaknya mengelola data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan menemukan 16.926 jiwa masuk dalam kategori miskin ekstrem.

Dari data tersebut, pihaknya melakukan analisis. Dan hasilnya, jumlah warga yang masuk kategori miskin ekstrem berkurang menjadi 10.511 jiwa.

"Kita lakukan sosialisasi data ini ke pihak desa untuk dilakukkan verifikasi dan validasi lagi sebelum jumlahnya kita tetapkan," jelas Suyanto, Kamis (21/7/2022).

Beberapa indikator terdapat dalam penentuan kategori ini. Di antaranya penghasilan tidak lebih dari Rp439 ribu per bulan per orang. Selain itu, kondisi tempat tinggal juga menjadi salah satu indikatornya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Terdapat 4 kecamatan dengan angka penduduk miskin ekstrem terbanyak, yaitu Kecamatan Sendang, Pagerwojo, Kalidawir dan Tanggunggunung. Wilayah ini merupakan kawasan pegunungan dan perbukitan.

Selain itu, terdapat 47 desa di 12 kecamatan yang menjadi prioritas intervensi dalam program pengentasan kemiskinan ekstrem.

"Target pemerintah di Tahun 2024 sudah tidak ada lagi angka miskin ekstrem," tutur Suyanto.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Dari jumlah warga miskin ekstrem itu, 253 di antaranya merupakan lansia. Khusus untuk lansia, selain mendapatkan bantuan uang tunai, juga akan mendapatkan fasilitas kesehatan gratis secara berkala.

"Untuk bantuan uang tunai akan kita berikan hingga bulan Desember tahun ini. Untuk tahun depan akan kita sesuaikan dengan hasil pemutakhiran data yang dilakukan oleh pemerintah desa," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.