Selasa, 16 Jun 2026 17:43 WIB

Perjalanan Tewasnya Istri di Tulungagung Usai Dianiaya Suami

Suami yang menganiaya istri hingga tewas di Tulungagung memperagakan adegan dalam rekonstruksi (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Suami yang menganiaya istri hingga tewas di Tulungagung memperagakan adegan dalam rekonstruksi (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Penyidik Satreskrim Polres Tulungagung menggelar rekontruksi kasus penganiayaan yang dilakukan suami terhadap istrinya hingga tewas.

Rekonstruksi itu diperankan langsung oleh tersangka Warsito (49) warga Desa Besole, Kecamatan Besuki. Dia memperagakan proses menganiaya Sri Utami, istrinya hingga tewas.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tulungagung, Iptu Retno Pujiarsih menyebut, rekonstruksi sengaja digelar di gedung Satreskrim untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Retno menambahkan, dalam rekontruksi ini, tersangka memperagakan 38 adegan. Jumlah adegan ini bertambah dari rencana awal, yaitu 35 adegan. Meski begitu, hal tersebut tidak mengubah dan sesuai dengan hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Ada juga fakta baru yang terungkap, tapi tidak mempengaruhi hasil penyidikan kita," jelas Retno, Rabu (20/7/2022).

Suami yang menganiaya istri hingga tewas di Tulungagung memperagakan adegan dalam rekonstruksiSuami yang menganiaya istri hingga tewas di Tulungagung memperagakan adegan dalam rekonstruksi

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Dalam rekonstruksi itu, tampak tersangka mencekik korban pada adegan ke-15. Cekikan itu disertai dorongan, sehingga korban terjatuh dari tangga.

Saat terjatuh, mata korban membentur pegangan pagar tangga sehingga mengakibatkan bola matanya pecah. Rekontruksi ini mempertegas hasil autopsi yang dilakukan tim forensik.

"Berdasarkan autopsi, korban meninggal karena kurang oksigen akibat dicekik tersangka," terang Retno.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/06/2022) lalu. Pertengkaran suami istri ini dipicu faktor ekonomi. Korban selama ini bekerja menjadi TKW dan mencukupi segala kebutuhan rumah tangga. Sedangkan tersangka hanya bekerja serabutan saja.

Emosi tersangka memuncak saat korban mengatakan ingin mencari suami lain, bila kondisi ekonominya tidak membaik.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.