Senin, 22 Jun 2026 23:26 WIB

Kepala BNPT Sebut Penganut Paham Radikal Gencar Ciptakan Propaganda di Medsos

Kepala BNPT, Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar dalam silaturahmi dan dialog kebangsaan di Kota Batu (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Kepala BNPT, Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar dalam silaturahmi dan dialog kebangsaan di Kota Batu (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Batu - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar silaturahmi dan dialog kebangsaan bersama forkopimda, tokoh masyarakat dan agama Kota Batu, Kamis (14/7/2022).

Silaturahmi dan dialog kebangsaan itu digelar dalam rangka pencegahan paham radikal terorisme. Juga untuk merajut hubungan, silaturahmi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga: Tiga Warga Sidotopo Jadi Korban Dugaan Perampasan dan Penganiayaan Saat HUT Persebaya

Acara yang digelar di Gedung Graha Pancasila Balaikota Among Tani Kota Batu itu dihadiri langsung oleh Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar.

"Harapannya dengan kegiatan ini masyarakat khususnya generasi muda bisa terhindar dari ideologi-ideologi berbahaya, terhindar dari bibit-bibit konflik yang dapat mengoyak keharmonisan kehidupan masyarakat yang selama ini terbina," papar Boy Rafli.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Menurut Boy Rafli, dialog ini bisa meningkatkan mitigasi dan kewaspadaan seluruh komponen masyarakat setempat, agar awas terhadap perkembangan paham radikal terorisme. Sekaligus meningkatkan partisipasi aktif masyarakat untuk mencegah tersebarnya paham tersebut.

"Cara satu-satunya yaitu memupuk semangat bersatu, semangat saling menghormati dan semangat toleransi. Karena Indonesia sebagai negara yang kaya keberagaman dapat terancam dengan radikal intoleran yang bahaya," tambah dia.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Apalagi saat ini kelompok-kelompok radikal intoleran yang tidak bertanggung jawab merasuki ruang dunia maya yang sedang digandrungi masyarakat zaman sekarang. Rata-rata propaganda mereka banyak di media sosial.

"Jadi perlu bijak dalam menggunakannya. Kita bimbing dan berikan literasi serta edukasi karena isinya tidak semuanya positif. Kepada tokoh agama dan pimpinan pesantren kita imbau agar kita dapat membentuk generasi yang berakhlak unggul dan cinta tanah air. Karena cinta kepada negeri merupakan sebagian dari iman," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.