Kamis, 18 Jun 2026 10:58 WIB

Kejaksaan Ungkap Perkara Asusila di Malang Lebih Banyak Dibanding Narkoba, Lho?

Kajari Kabupaten Malang, Dr Diah Yuliastuti saat memimpin sarasehan potensi keberadaan kelompok separatis. (Foto: Kejari Malang/jatimnow.com)
Kajari Kabupaten Malang, Dr Diah Yuliastuti saat memimpin sarasehan potensi keberadaan kelompok separatis. (Foto: Kejari Malang/jatimnow.com)

Malang - Penanganan perkara asusila di Kabupaten Malang, meningkat sepanjang 2022. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang bahkan menyebut jumlah perkara asusila lebih banyak dibandingkan perkara kasus narkoba.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang, Dr Diah Yuliastuti mengungkapkan, jumlah perkara asusila 50 persen lebih banyak dibanding perkara obat-obatan terlarang yang ditanganinya.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Kasus asusila memang fluktuatif dan lebih tinggi dari kasus narkoba. Sepanjang Januari sampai Juni 2022 total ada 289 kasus asusila," ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (13/7/2022).

Hal ini dibuktikan dengan lebih banyak pemusnahan barang bukti berupa sprei hingga celana dalam. Pihaknya menduga cuaca dingin yang akhir-akhir ini terjadi di Malang Raya, bisa menjadi penyebabnya.

"Paling banyak memang dari perkara asusila akhir-akhir ini," tegasnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Mungkin cuaca dingin. Makanya animali ini sering dijumpai saat operasi pekat dari kepolisian," tambahnya.

Sementara terkait kasus narkoba, sebelumnya kejaksaan telah melakukan pemusnahan 187 gram sabu, 995 gram ganja kering, 9 poket sabu, dan 1 buah alat hisap sabu. Semua barang bukti ini disita dari berbagai kasus yang sudah inkracht.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Berdasarkan semua fenomena ini, ia mengingatkan masyarakat di Kabupaten Malang untuk berpikir 100 kali saat melakukan tindak kriminal jika tidak ingin dijebloskan ke penjara.

"Kami mengingatkan dan terus melakukan edukasi kepada masyarakat bahwa setiap tindakan hukum akan mendapat penindak sampai eksekusinya," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.