Minggu, 21 Jun 2026 10:27 WIB

Pengurus Organisasi PCTAI Gagal Dilantik Gegara Jemput Paksa Mas Bechi, Lho?

Jajaran pengurus organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia (PCTAI) saat menggelar konferensi pres di Hotel Yusro. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Jajaran pengurus organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia (PCTAI) saat menggelar konferensi pres di Hotel Yusro. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Peristiwa jemput paksa M. Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi oleh aparat kepolisian pada Kamis 7 Juli lalu ternyata berdampak pada pelantikan pengurus organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia (PCTAI). Lho?

Pasalnya, puluhan anggota pengurus DPP PCTAI saat itu hendak menggelar acara pelantikan pengurus baru periode 2022-2027 di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah. Namun pada hari yang sama ada proses jemput paksa Mas Bechi.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Benedictus Jepta Silaban selaku Litbang Media dan Informasi DPP PCTAI menjelaskan bahwa saat hari itu ada sekitar 70 anggota pengurus DPP PCTAI yang baru. Pengurus baru ini datang dari berbagai daerah untuk dilantik oleh ketua dewan pendiri PCTAI kyai Muchammad Muchtar Mu'thi.

"Sudah ada upaya dan ngeluarin biaya buat acara itu, ternyata ada peristiwa itu," ujar Silaban, Selasa (12/7/2022).

Ia mengaku pada malam hari sebelum peristiwa itu, anggota pengurus baru sudah sempat melakukan gladi bersih.

"Kehadiran kita di sana itu dalam rangka pelantikan. Kita minjam tempat di sana. Namun saat berangkat ke sana, waduh ada begini, jadi kaget," bebernya.

Dikatakan Silaban anggota pengurus yang datang itu berasal dari seluruh wilayah yang ada di Indonesia.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Yang hadir 70 orang, anggota lain kan banyak yang datang dari Sumatera, Jakarta, dan beberapa daerah lainnya," ungkapnya.

Ia menyebut ada beberapa orang anggota PCTAI yang ikut diamankan polisi. Termasuk dalam 323 orang itu.

"Yang diamankan udah dipulangkan karena ada ID card dari PCTAI. Sekitar tanggal 8 udah dipulangkan," tegasnya.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Sementara itu, Mulyono selaku Kepala Bidang Hukum dan Keamanan PCTAI mengakui ada beberapa anggota pengurus DPP PCTAI yang diamankan polisi saat upaya jemput paksa Mas Bechi tanggal 7 Juli kemarin.

"Ya sebenarnya kita di sana akan dilantik, dan tidak ada korelasinya dengan upaya penegakan hukum yang dilakukan polisi. Ada beberapa ya yang ikut diamankan, tapi sudah dikeluarkan lagi," pungkasnya.

Hingga hari ini jajaran pengurus organisasi PCTAI yang baru masih belum dilantik.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.