Kamis, 18 Jun 2026 03:39 WIB

Nestapa Petani Tembakau Lamongan, Terancam Gagal Panen dan Urung Terima Asuransi

Sekertaris Komisi B Anshori seusai menerima kabar dari perusahaan penyalur asuransi Jasindo.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Sekertaris Komisi B Anshori seusai menerima kabar dari perusahaan penyalur asuransi Jasindo.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Alokasi anggaran asuransi bagi para petani tembakau di Lamongan dipastikan belum bisa disalurkan tahun ini. Gagalnya realisasi anggaran sebesar Rp3,2 miliar dilatarbelakangi regulasi penyaluran yang belum mencakup usaha tani tembakau.

Kabar itu disampaikan Manajer Jasindo Ridwan Bisnis kepada Komisi B DPRD Lamongan dan Dinas Pertanian dan Holtikultura setempat. Menurut Ridwan, sampai saat ini Jasindo hanya mempunyai produk asuransi untuk usaha tani padi dan asuransi usaha tani jagung. Sedangkan produk asuransi untuk usaha pertanian tembakau belum punya. Asuransi untuk tani tembakau juga masih dalam kajian Kementerian Pertanian dan baru akan direalisasikan pada 2023.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Masih tahap pengajuan izin ke OJK untuk usaha pertanian tembakau. Biasanya proses perizinan semacam ini butuh waktu sampai 6 bulan. Otomatis tidak mungkin bisa menyerap anggaran," ungkap Ridwan, Selasa (12/7/2022).

Lantaran menyangkut hajat hidup petani tembakau, Sekretaris Komisi B DPRD Lamongan Anshori mendesak agar regulasi penyaluran cepat diselesaikan.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Kami meminta otoritas terkait segera menyelesaikan regulasi asuransi usaha tani tembakau. Begitu juga pihak Jasindo agar secepatnya menyelesaikan perizinan produk asuransi usaha tani tembakau," paparnya.

Lebih jauh, ia meminta agar pada 2023 tidak ada lagi alasan dalam hal penyaluran asuransi. Sebab petani di Lamongan sangat membutuhkannya. Mengigat anomali cuaca yang terjadi berdampak pada gagal panen hingga penurunan kualitas produksi.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"2023 Tidak ada alasan untuk gagal merealisasikan asuransi bagi petani tembakau di Lamongan," ucap Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Lamongan tersebut.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.