Selasa, 16 Jun 2026 19:31 WIB

Beredar WA Galang Dana untuk Pembebasan Simpatisan Mas Bechi, Ini Kata Polisi

Pesan yang beredar untuk penggalangan dana para tersangka yang diamankan polisi. (Foto: tangkapan layar dari group WhatsApp)
Pesan yang beredar untuk penggalangan dana para tersangka yang diamankan polisi. (Foto: tangkapan layar dari group WhatsApp)

Jombang - Beredar pesan melalui aplikasi WhatsApp terkait penggalangan dana untuk membebaskan para tersangka yang diamankan polisi saat upaya jemput paksa Mas Bechi, mendapat respons dari polisi.

Dalam pesan penggalangan dana yang diterima jatimnow.com, tertulis kalimat ajakan berisi ajakan membantu proses pemulangan tersangka yang diamankan polisi.

Baca Juga: Bejat, Penjual Cilok di Jombang Cabuli Adik Kandungnya Selama 6 Tahun

"Silakan yang ingin membantu proses mengeluarkan warga dan pengurus Shiddiqiyyah dari tahanan Polres untuk shodaqoh ke rekening spontanitas. Kesadaran masing2 saja terimakasih di BNI no 0505009840 an. Organisasi Shiddiqiyyah."

Demikian isi dari pesan yang beredar di kalangan masyarakat Jombang, mulai hari Jumat tanggal 8 Juli 2022 kemarin.

Menanggapi pesan tersebut, Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha mengaku pihaknya tidak memungut biaya apapun.

"Pihak kepolisian tidak pernah meminta apapun dalam bentuk apapun dalam peristiwa ini," terang Giadi pada sejumlah jurnalis, Senin (11/7/2022).

Baca Juga: Sopir Bus SMP PGRI Wonosari Malang Ditetapkan Tersangka, Ini Dasarnya

Untuk itu, Giadi mengimbau pada warga maupun simpatisan Shiddiqiyyah agar tidak mengikuti pesan tersebut.

"Saya mengimbau pada simpatisan atau keluarga tersangka agar tidak mengambil keuntungan dari peristiwa ini. Jika memang ada yang mengambil keuntungan dari peristiwa itu maka akan kami pastikan dari Polres Jombang akan melakukan tindakan tegas," tegasnya.

Ia menjelaskan informasi ini didapat kepolisian dari via WhatsApp.

Baca Juga: Polisi Selidiki Kematian Petinju Porprov Jatim 2023 asal Bondowoso

"Kita lihat ada pengumpulan, judulnya adalah sedekah dari simpatisan untuk mengeluarkan para tersangka dari Polres," bebernya.

Dikatakan Giadi aparat kepolisian saat ini sedang melakukan pendalaman atas adanya pesan penggalangan dana itu.

"Kita masih melakukan penyelidikan awal, siapa yang menyebarkan awal, dan apakah sudah ada orang yang mendonasi, dan kita akan lihat larinya uang ini kemana. Beredar mulai hari Jumat, ada nomor rekening juga, atas nama lembaga," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.